13 Peti Mumi Berusia Lebih dari 2.500 Tahun Ditemukan di Mesir
Merdeka.com - Sebanyak 13 peti mati berusia 2.500 tahun yang diduga berisi mumi manusia, ditemukan di sebuah lokasi yang berada di Mesir.
Peti mati tersebut ditemukan bertumpuk satu sama lain di dalam sumur sedalam hampir 40 kaki (12 meter), masih terawat dengan sangat baik hingga detail desain dan warna aslinya terlihat jelas, menurut Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir.
Mengutip laman CNN, Senin (14/9) arkeolog menemukan peti-peti mati itu di situs kuno Mesir, Saqqara yang terletak sekitar 20 mil di selatan Ibu Kota Kairo, tempat Pyramid berada.
Peti itu diyakini sebagai hasil penemuan tertua di dunia. Arkeolog berharap bisa menemukan benda lainnya dalam beberapa hari ke depan.
Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir Khaled El-Enany lewat akun Twitter menyampaikan kebahagiaannya atas penemuan tersebut.
“Perasaan yang tak terlukiskan saat Anda menyaksikan penemuan arkeologi baru,” tulis akun @KhaledEIEnany pada 6 September 2020 lalu.
Penemuan itu terjadi hanya seminggu Mesir negara itu membuka kembali situs arkeologi dan museumnya untuk pengunjung setelah penutupan total pada Maret akibat pandemi virus corona global.
Sebelumnya, pada April lalu para arkeolog juga menemukan empat peti mati berisi mumi, bersamaan dengan lima sarkofagus batu kapur di lubang pemakaman.
Diketahui situs pariwisata sangat berpengaruh bagi perekonomian di Mesir. Negera itu menerima lebih dari 13,6 juta pengunjung pada 2019 dan menyerap lebih dari satu juta orang pekerja di sektor tersebut.
Reporter Magang: Galya Nge
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya