106 Warga Negara Myanmar Melarikan Diri ke India, Termasuk Polisi & Pemadam Kebakaran
Merdeka.com - Lebih dari 100 orang yang telah melarikan diri dari Myanmar, memasuki sebuah desa kecil di wilayah timur laut India, menambah jumlah warga yang menyeberang ke India sejak kudeta 1 Februari. Demikian disampaikan salah seorang pemimpin di desa setempat pada Minggu.
Sejak kudeta, terjadi kekacauan besar di Myanmar. Para pengunjuk rasa sampai saat ini masih turun ke jalan-jalan di seluruh negeri, menentang kudeta dan menuntut pembebasan pemimpin sipil terpilih yang digulingkan, Aung San Suu Kyi. Tindakan kekerasan aparat keamanan juga meningkat, di mana dilaporkan lebih dari 100 orang tewas.
Sebanyak 116 warga negara Myanmar menyeberangi Sungai Tiau dan sampai di Desa Farkawn melalui wilayah yang tak ada anggota paramiliter Penembak Assam. Demikian disampaikan Presiden Dewan Desa Farkawn, Ramliana.
Belum ada komentar dari negara bagian maupun pejabat pemerintah federal. Desa Farkawn berada di negara bagian Mizoram.
Dikutip dari Al Arabiya, Senin (15/3), Ramliana tak merinci kapan orang-orang tersebut menyeberang dari Myanmar.
Media lokal melaporkan beberapa dari mereka berasal dari kepolisian Myanmar dan pemadam kebakaran.
Pekan lalu, Menteri Dalam Negeri India menyampaikan empat negara bagian India yang berbatasan dengan Myanmar - Mizoram, Manipur, Nagaland, dan Arunachal Pradesh — mengambil tindakan untuk mencegah pengungsi memasuki India kecuali atas dasar kemanusiaan.
Kementerian tersebut menyampaikan negara-negara bagian tidak berwenang memberikan status pengungsi kepada siapa pun yang memasuki India dari Myanmar, karena India bukan penandatangan Konvensi Pengungsi PBB tahun 1951 atau Protokol 1967.
Polisi India telah menahan setidaknya tujuh anggota polisi Myanmar. Mereka mengatakan kepada pihak berwenang India, mereka melarikan diri karena tentara Myanmar memburu mereka setelah menolak untuk mematuhi perintah.
Polisi India tidak menjelaskan perintah apa yang ditolak petugas tersebut. Mereka mengenakan pakaian sipil dan tidak bersenjata.
Awal bulan ini, Myanmar meminta India mengembalikan anggota polisi yang melarikan diri. India berbagi perbatasan 1.643 kilometer dengan Myanmar, dan merupakan rumah bagi ribuan pengungsi dari Myanmar di berbagai negara bagian.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya