Sebuah informasi di media sosial mengklaim adanya dua remaja asal Malaysia meninggal dunia usia divaksin Covid-19.
Dua orang remaja yang meninggal karena suntikan vaksin Covid-19 terjadi di Lahad Datu, Malaysia.
Penelusuran
Dilansir dari laporan hoaks Kominfo, kabar remaja asal Malaysia meninggal usai divaksin adalah tidak benar. Dikutip dari edisi9.com, penyebab dua remaja yang meninggal adalah infeksi virus Covid-19 serta mempunyai komorbid diabetes sejak kecil.
Penyebab kematian yang satu lagi tidak diketahui, namun remaja tersebut telah berusia 18 tahun dan memenuhi syarat untuk menerima vaksin di bawah Program Imunisasi Nasional Covid-19 (PICK) untuk orang dewasa.
Sementara itu, dikutip dari malaysiakini.com, Kepala Polisi Perak Datuk Mior Faridalathrash Wahid berkata semakan mendapati dua pelajar sekolahdilaporkan meninggal dunia sebelum Program Imunisasi Covid-19 Kebangsaan (PICK) Remaja pada 20 September.
Seorang pelajar perempuan meninggal dunia disebabkan positif Covid-19 pada 18 Juli. Sedangkan pelajar lelaki meninggal dunia akibat sakit jantung pada 17 September.
Kesimpulan
Dua remaja yang meninggal usai divaksin adalah tidak benar. Penyebabkan remaja itu meninggal salah satunya karena infeksi virus Covid-19.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://www.malaysiakini.com/news/593305
https://www.kominfo.go.id/content/detail/37266/disinformasi-kematian-remaja-akibat-suntikan-vaksin-covid-19-di-lahad-datu/0/laporan_isu_hoaks