Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CEK FAKTA: Tidak Benar Perbedaan Warna Membuat Pemakaian Pertalite Lebih Boros

CEK FAKTA: Tidak Benar Perbedaan Warna Membuat Pemakaian Pertalite Lebih Boros pertalite. ©2015 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Beredar unggahan berupa foto di media sosial Facebook menunjukkan 2 botol berukuran 1,5 liter yang berisi cairan yang disebut sebagai Pertalite.

Kedua cairan dalam botol tersebut memiliki warna yang beda yaitu berwarna hijau pekat dan agak terang, dalam unggahannya mengklaim adanya perbandingan Pertalite yang lama dan Pertalite yang baru sehingga lebih boros.

“Perbandingan #Pertalite Yg Lama Dgn Yg Baru. Pantas #Boros Bangeettz.”

Penelusuran

Setelah ditelusuri, melansir dari Kompas.com, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, warna bukan parameter boros tidaknya Pertalite.

Dia menyampaikan, pihaknya menjamin seluruh produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop sesuai dengan spesifikasi.

"Warna bukanlah menjadi tolak ukur. BBM yang disalurkan sudah melalui quality control dan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan Pemerintah," katanya.

Sedangkan dikutip dari merdeka.com, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga menepis keras isu yang mengabarkan produk BBM jenis Pertalite yang beredar sekarang telah berubah warna dan jadi semakin boros.

"Enggak lah, kan (Pertalite yang beredar di SPBU) ada standarnya. Itu kan isu saja, hoaks itu," tegas Arya saat ditemui di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (26/9).

Adapun kriteria penjualan Pertalite oleh PT Pertamina (Persero) sendiri sudah diatur dalam Keputusan Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017, tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri.

Batasan dalam spesifikasi Pertalite menunjukkan tingkat penguapan pada suhu kamar di antaranya adalah parameter Reid Vapour Pressure (RVP). Saat ini, hasil uji RVP dari Pertalite yang disalurkan dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina masih dalam batasan yang diizinkan, yakni dalam rentang 45-69 kPa.

Lebih lanjut, Arya juga turut berkomentar soal implementasi pembatasan pembelian Pertalite yang kini masih dilakukan uji coba, yakni sebanyak 120 liter per satu mobil pribadi.

Menurut dia, kewenangan tersebut ada di tangan Kementerian ESDM. "Kalau pembelian itu tetap di Kementerian ESDM. Kita enggak bisa ngomong," tandasnya.

Kesimpulan

Klaim perbedaan warna Pertalite menyebabkan boros adalah tidak benar. PT Pertamina mengatakan perbedaan warna Pertalite bukan menjadi tolak ukur boros tidaknya pemakaian Pertalite.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.kompas.com/tren/read/2022/09/24/153100565/viral-foto-perbandingan-pertalite-lama-dan-baru-yang-disebut-lebih-boros?page=all#page3https://www.merdeka.com/uang/kementerian-bumn-soal-pertalite-lebih-boros-hoaks-itu.html (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP