Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CEK FAKTA: Hoaks Pesan Adanya Retakan di Perairan Keurea

CEK FAKTA: Hoaks Pesan Adanya Retakan di Perairan Keurea Ilustrasi gempa bumi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/JonesHon

Merdeka.com - Beredar pesan adanya keretakan di perairan Keurea melalui aplikasi pesan instan WhatsApp. Pesan tersebut menyebutkan retakan berasal dari gempa yang terjadi di Morowali, Sulteng pada 16 Juni 2020 lalu.

"Sekedar informasi kiriman dari teman BMKG terjadi keretakan pada perairan Keurea".

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, pesan yang menyebutkan adanya retakan akibat gempa di Morowali adalah hoaks. Dalam artikel Liputan6 berjudul "Cek Fakta: Tidak Benar BMKG Sebut Ada Keretakan Akibat Gempa di Perairan Keurea Sulteng" pada 23 Juni 2020, BMKG menegaskan bahwa pesan tersebut tidak benar.

Kepala Pusat Gempa dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono.

Rahmat Triyono menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut.

"BMKG tidak mengeluarkan statement itu," kata Rahmat kepada Liputan6.com, Senin (22/6/2020).

Rahmat menyebut bahwa informasi tersebut adalah hoaks. "Itu hoaks," ucap dia.

Klaim yang diunggah juga menyertakan foto satelit perairan Keurea, Morowali, Sulawesi Tengah.

Kesimpulan

Pesan yang menyebutkan adanya retakan di perairan Keurea adalah hoaks. Pihak BMKG menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP