Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mario Teguh sebut Kiswinar lebih mirip orang lain

Mario Teguh sebut Kiswinar lebih mirip orang lain Mario Teguh dan Kiswinar. ©instagram

Merdeka.com - Pengakuan Ario Kiswinar Teguh di depan kamera stasiun televisi swasta sebagai anak motivator Mario Teguh mengejutkan publik. Dalam sehari, kata-kata yang terucap dari mulut Kiswinar langsung menjadi perbincangan di media sosial, tak sedikit yang meminta klarifikasi dari Mario.

Mario lantas menantang Kiswinar melakukan tes DNA untuk membuktikan pengakuannya tersebut. Tak hanya itu, Mario juga menyebut Kiswinar lebih mirip dengan orang lain yang disebutnya sebagai mister X.

"Saya pernah dikirimi orang foto half-half (setengah-setengah), separuh wajah kisminar dan mister x. Ada kemiripan waktu si Kiswinar berkumis dibelah, kumisnya lebih lebat, orang yang disebut ayahnya sama, hidungnya ke atas juga sama, dagunya juga sama," terang Mario dalam wawancara eksklusif dengan Kompas TV, Jumat (9/9).

"Sempat dikirimkan ke saya, Pak Mario apakah ada keraguan yang dikirimkan ke saya ini adalah anak saya? Jadi dia kesal mau bilang kalau saja mister x fotonya berdampingan, saya dengan Marko sangat mirip, Kiswinar dengan mister x betul-betul bagus (mirip)," tambahnya.

Saat ditanya apakah Mario bersedia apabila dihadapkan langsung dengan Kiswinar, Mario mengaku akan pikir-pikir terlebih dahulu. Terkait pernyataan Shafa Weddingjawa yang menyebut Mario memang memutus tali keluarga dari Kiswinar, dia malah menyebut Shafa dan lainnya lah yang memutus pertalian itu.

Hal itu terlihat saat istri Mario, Lina, lewat akun instagram sempat menulis kata 'ini kim-kim ya?'. Namun kalimat itu dihapus dan kembali menyerang dia dan istrinya.

Mario justru menyebut Shafa yang disebut sebagai Kim Kim itulah yang memutus tali persaudaraan antara mereka. Bahkan, selama 10 tahun terakhir, mereka tidak lagi berkomunikasi, meskipun hanya sekadar memberikan ucapan selamat ulang tahun.

"Tuhan akan menakar apa yang diserahkannya kepada kita, sesuai berserahannya kita kepada Tuhan. Semakin kita berserah semakin banyak yang diserahkannya, tetapi untuk menerima itu anda diuji apakah kesabaran anda pantas untuk itu, dan karena kesabaran itu bukan karena kemampuan bertahan, tapi percaya Tuhan sedang menyusunkan yang lebih baik. Memang rasanya tidak enak tapi masalah itu rahmat, setelah masalah-masalah besar yang kita sabari datang hadiah-hadiah besar."

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP