AirAsia hilang, Fifie Buntaran tak mau berprediksi apapun
Merdeka.com - Fifie Buntaran mengaku prihatin atas musibah yang dialami oleh pesawat AirAsia jurusan Surabaya - Singapura yang hilang, Minggu (28/12). Hingga saat ini, pesawat tersebut belum ditemukan dan Fifie tak mau berprediksi apapun soal kasus ini.
"Lah, kita warga biasa. Ini yang berwenang, Basarnas, Panglima Tinggi AU aja belum berani berprediksi apa-apa. Jadi jangan berprediksi apa-apa dulu sebelum ada bukti yang akurat!" tegas Fifie saat dihubungi KapanLagi.com® lewat pesan singkat.
Ia menambahkan, bahwa ada banyak faktor yang bisa membuat pesawat hilang atau jatuh. Mulai dari cuaca yang buruk, padatnya jadwal penerbangan dan juga masalah lainnya.
"Belum lagi ISIS yang lagi mengancam komandan tinggi TNI, POLRI, dll," lanjutnya.

Ia pun mengisahkan, bahwa sempat mengalami kejadian yang kurang menyenangkan saat naik pesawat. Namun ia hanya bisa pasrah dengan keadaan itu, dan menyerahkan segalanya pada Tuhan.
Yang pasti, dengan berbagai kasus kecelakaan pesawat, kini Fifie lebih selektif dalam memilih maskapai. Ia hanya mau naik pesawat yang terkenal safety-nya, aman landingnya dan sebisa mungkin tidak naik pesawat yang merupakan budget airline.
"Manusia hanya bisa berusaha. Tuhan yang menentukan. Kita sebagai manusia senantiasa berdoa agar selamat sampai tujuan, tanpa kekurangan apapun," pungkasnya.
(kpl/aal/phi) (mdk/merdeka)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya