Yorrys Raweyai

Yorrys Raweyai

ARSIP BERITA
  • Yorrys Tuding Airlangga Perlakukan Golkar Seperti Milik Pribadi. Banyak pengurus partai, baik di DPP maupun DPD, marah karena Airlangga dan orang-orang kepercayaannya di DPP memperlakukan partai ibarat milik pribadi.

  • Loyalis bakal calon Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo, Yorrys Raweyai, membenarkan hari ini pihaknya akan menggelar rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Rabu (4/9). Namun, kata dia, rapat itu hanya rapat pleno Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu.

  • Usulan itu pernah dia dibicarakan beberapa kali bersama Luhut Binsar Panjaitan yang kala itu menjabat Menko Polhukam. Pembicaraan melibatkan stakeholder baik dari Papua dan Papua Barat dan sudah tahap mengimplementasikan. Tetapi, rencana tersebut tidak ada kelanjutan setelah Luhut jadi Menko Kemaritiman.

  • Yorrys mengklaim dalam pertemuan tersebut terdapat tujuh tuntutan masyarakat Sorong dan Manokwari untuk pemerintah. Harapannya Presiden Jokowi hadir ke Papua untuk menurunkan ketegangan di Papua.

  • Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih asal Papua, Yorrys Th. Raweyai, mengatakan masyarakat Papua dan Papua Barat hanya ingin pemerintah serta pihak kepolisian mengungkapkan secara transparan. Terkait insiden pengepungan asrama disertai kekerasan terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

  • Selain Aceh, lanjut Bamsoet ada juga dari Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tengah.

  • "Sekarang sudah hampir di angka 420-an surat masuk yang menyatakan dukungan dan akan memilih," kata Maman.

  • "Ya kita melihat ada indikasi ke arah sana (aklamasi), menurut saya seperti praktik yang terjadi sebelumnya. Ini enggak boleh di Golkar tidak terbiasa itu ketua umum lahir dari rapat pleno atau aklamasi, tetapi lahir dari Munas Golkar," kata Bamsoet.

  • Yorrys mengatakan, mereka yang tidak berani karena khawatir posisinya DPR. Terlebih, nantinya akan ada pemilih pimpinan DPR, pimpinan komisi dan alat kelengkapan lainnya. Semua itu harus atas persetujuan Airlangga Hartarto, lawan Bamsoet di Munas.

  • Sebelumnya, Yorrys mengatakan, Nurdin mendukung Bambang. Ihwal bantahan Nurdin, Yorrys enggan bicara lebih jauh lagi soal perdebatan bantah membantah dukungan tersebut. "Dia (Nurdin) telepon saya, katanya akan membantah, ya boleh silakan inikan bagian dari strategi politik. You lihat saja nanti," kata Yorrys.

  • Senin, 8 Juli 2019 09:00:00 Pertarungan 'Dua Gajah' Partai Golkar

    Satu bulan belakangan, bursa calon ketum Golkar memang hanya didominasi Airlangga dan Bamsoet. Keduanya bahkan sudah secara terbuka menyatakan siap maju di Munas pada Desember 2019 nanti.

  • Bantah Yorrys, Nurdin Halid Tegaskan Golkar Sulsel Dukung Airlangga. Menurutnya, dukungan suara 24 DPD 2 Golkar se-Sulsel sudah bulat dan disampaikan dalam acara halal bi halal Partai Golkar se-Sulsel di Makassar, tadi pagi.

  • Bantah Yorrys, Demul Klaim 400 Pimpinan DPD Dukung Airlangga Pimpin Golkar. Dedi Mulyadi menyebut para pemegang suara Musyawarah Nasional Partai Golkar yang mendukung terdiri dari pengurus di tingkat DPD kabupaten/kota, DPD I dan organisasi masyarakat.

  • Yorrys Klaim Bamsoet Dapat Dukungan 400 Suara untuk Jadi Ketum Golkar. Yorrys juga mengklaim Bamsoet sering menerima permintaan dari para kader untuk maju di bursa Ketua Umum. Serta membawa Golkar ke arah yang lebih baik.

  • Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai menilai ada masalah dalam kepengurusan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Menurut dia, Airlangga telah banyak melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai (AD/ART).

  • Selain nama Bamsoet, Partai Golkar masih punya banyak kader berpotensi menggantikan Airlangga. Misalnya, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Ketua Komisi II DPR-RI Zainudin Amalai, Ketua Komisi III DPR-RI Aziz Syamsudin dan lainnya.

  • Senin, 24 Juni 2019 08:00:00 Cap Gagal Buat Airlangga, Golkar Mulai Panas

    Riak-riak kegelisahan para kader tak boleh dipandang sebelah mata. Dinamika internal partai merupakan keniscayaan dalam tradisi partai. Sebab Partai Golkar milik kader dengan saham terbesar di tangan kepercayaan rakyat.

  • Politikus Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjadi salah satu nama yang berpeluang maju sebagai calon ketua umum partai Golkar pada Desember nanti. Politisi Partai Golkar Yorrys Raweyai pun tidak menampik hal tersebut. Bambang kata dia, memiliki pengalaman politik. Dan memiliki posisi strategis, sebagai seorang aktivis.

  • Dia menjelaskan, banyak faktor yang membuat partai beringin ini menurun. Mulai dari mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto yang terjerat korupsi hingga melorotnya perolehan suara dan kursi Partai Golkar dalam Pemilu Legislatif 2019. Saat ini pula menurut dinamika di partai Golkar untuk percepatan Munas menguat.

  • Kata Yorrys, mungkin di balik kesibukannya sebagai Menteri Perindustrian, aktivitas kepartaian Airlangga tidak terdengar nyaring di telinga publik. Bagi publik Golkar di daerah, Airlangga hanya terlihat di layar kaca, tidak di hadapan mata mereka.