"Mas, Alhamdulillah, juara!"

Rabu, 20 September 2017 17:10:48 Reporter: Ramadhian Fadillah
Husni Thamrin Award. ©2017 istimewa

Kabar gembira itu disampaikan lewat WhatsApp. "Mas, Alhamdulillah juara!"

Pengirimnya editor merdeka.com Lia Harahap. Dia baru saja mendapat Anugerah MH Thamrin & PWI Jaya untuk kategori berita feature. Sebuah award yang bergengsi untuk jurnalis yang meliput di wilayah DKI Jakarta.

Lia memang andalan kami untuk masalah perkotaan. Sejak Gubernur DKI masih dijabat Fauzi Bowo, dia sudah meliput di balaikota. Featurenya yang berjudul 'Potret suram pendidikan Jakarta, gelap di tengah gemerlap kota' berhasil menyedot perhatian juri.


Dalam tulisannya, Lia menyoroti masalah sekolah di DKI yang gelap-gelapan karena masih nunggak tagihan listrik. Sebuah ironi di tengah Jakarta yang terang benderang.


"Ini hadiah istimewa untuk ulang tahun saya. Sekaligus untuk Sagara (putra Lia) dan teman-teman redaksi," kata Lia, yang sering dipanggil Inang atau Mama Sagara di kantor.

Award ini makin memacunya untuk terus berkarya. Dia berharap prestasi ini bisa diteruskan tahun-tahun mendatang.

Kemenangan Lia pun disambut gembira di kantor. Grup Whatsapp dipenuhi ucapan selamat untuk Lia.

"PNG" kata Redpel Anwar Khumaini dengan gaya khasnya. Artinya 'Panas Gueh!" atau Idris, editor Desk Uang yang mengaku bangga karena beberapa hari ini duduk berhadapan dengan Kaka Lia.

Pembaca yang budiman, prestasi tentu membuat kami bangga. Artinya karya kami dihargai oleh pihak lain.

Tahun 2016 lalu, fotografer Imam Buhori mendapatkan Anugerah MH Thamrin & PWI Jaya untuk kategori foto. Imam menjepret dengan dramatis bentrok antar massa dan aparat di Kampung Pulo hingga berbuah juara.


Tak cuma itu, pria bertubuh kecil namun kuat ini juga menjadi pemenang Citilink Award tahun 2014 dan Pemenang foto jurnalistik JICT-PFIJ tahun 2015.

Soal prestasi juga jangan lupakan Kepala Desk Foto merdeka.com Arie Basuki alias Arbas. Kalau dilist terlalu banyak. Kami sebutkan saja beberapa di antaranya. Juara pertama lomba foto Bappenas tahun 2012, juara kedua lomba foto nasional Derap Jakarta tahun 2014, juara Lomba Foto PT Pos Indonesia tahun 2015, Juara 1 Lomba Foto Nikon Indonesia dan masih banyak lagi.

Yang membanggakan, divisi video kami yang lahir belakangan juga sudah merasakan manisnya prestasi. Video Dokumenter merdeka.com soal Kekuatan TNI AU era 1960an, berhasil menjadi juara pertama lomba film dokumenter sejarah yang digelar Kemendikbud akhir tahun 2015 lalu. Tim Video saat itu terdiri dari Nuryandi Abdurohman, Muhammad Zul Atasari, Ramadhian Fadillah dan Wulan Puji Manunggal.

Semoga merdeka.com ke depan makin berprestasi. Terima kasih. Tanpa dukungan anda, kami bukan apa-apa.

[ian]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

{BESMART_WIDGET}

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini