Kopi Hitam, Tembakau, dan Kamera Om Arbas

Sabtu, 24 Oktober 2020 17:54:06 Reporter: Tim Merdeka
{KL_SHARER}
https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2020/10/24/1235054/540x270/kopi-hitam-tembakau-dan-kamera-om-arbas-rev-1.jpeg

"Kopi hitam dong," itu kata Arie Basuki setiap bertemu.

Kopi, kretek lintingan dan kamera foto. Rasanya itu tiga hal yang tak pernah lepas dari sosoknya.

Arie Basuki, sering dipanggil Arbas, Bang Barong atau Honey oleh kawan-kawannya. Dia komandan para fotografer di merdeka.com.

Sosoknya tak banyak bicara. Lebih banyak memotret di lapangan. Gesit bergerak mengejar momen. Dari lensa kameranya banyak foto dramatis dihasilkan.

Bicara prestasi, rasanya Arbas ini keseringan menang lomba foto. Kami yakin dia juga sudah tidak ingat berapa piala yang dia dapatkan sejak pertama kali jadi wartawan foto tahun 1998.

Arbas juga dipercaya menjadi juri untuk Anugerah Pewarta Foto Indonesia tahun 2019 lalu. Salah satu penghargaan paling prestisius di negeri ini untuk foto jurnalistik.

Belasan tahun berkarya dan memotret ribuan momen, apa yang paling berkesan untuk Om Arbas?

"Tsunami Aceh tahun 2004 dan perang saudara di Libya tahun 2011," kata Arbas.

Memotret momen di tengah tekanan kondisi bencana alam dan medan konflik adalah tantangan saat itu. Arbas membuktikan dirinya bukan fotografer kaleng-kaleng.

Kini di tengah pandemi, Arbas dan kawan-kawan masih sering turun ke lapangan. Memotret. Menyampaikan informasi akurat dari lapangan. Saat ada pengumuman dari HRD di Grup KLY untuk mencarikan sosok karyawan yang menginspirasi, tanpa ragu pilihan pertama kami jatuh padanya.

Tetap sehat Om Arbas dan tim. Terus berkarya untuk dunia yang lebih baik.

[ian]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini