Yenny Wahid: Kami Sedang Berjuang Keras Agar Garuda Indonesia Tidak Dipailitkan

Minggu, 30 Mei 2021 10:11 Reporter : Anggun P. Situmorang
Yenny Wahid: Kami Sedang Berjuang Keras Agar Garuda Indonesia Tidak Dipailitkan Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Komisaris Independen Garuda Indonesia Yenny Zannuba Wahid mengatakan, manajemen Garuda Indonesia tengah berupaya keras mancari solusi agar maskapai pelat merah tersebut tidak pailit. Seperti diketahui, saat ini perusahaan dengan kode saham GIAA tersebut memiliki utang sebesar Rp70 triliun yang berasal dari utang masa lalu dan dampak dari pandemi Covid-19.

"Banyak yang tanya soal Garuda. Saat ini kami sedang berjuang keras agar Garuda tidak dipailitkan. Problem warisan Garuda besar sekali, mulai dari kasus korupsi sampai biaya yang tidak efisien," kata Yenny dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, @yennywahid ditulis Minggu (30/5).

Yenny mengatakan, penyelamatan Garuda Indonesia harus terus diupayakan mengingat maskapai tersebut satu-satunya milik negara yang beroperasi. "Namun Garuda adalah national flag carrier kita. Harus diselamatkan. Mohon support dan doanya," katanya.

Dia melanjutkan, penanganan kasus korupsi di masa lalu masih terus berlangsung. Namun dampaknya hingga kini masih dirasakan oleh perusahaan. Direksi pun melakukan berbagai upaya dengan menjalankan restrukturisasi utang, renegosiasi kontrak dengan lessor dan efisiensi biaya operasional.

"Kasusnya kan sedang berjalan. Sudah ditangani penegak hukum. Tapi efeknya masih dirasakan, karena menyangkut kontrak jangka panjang yang harus direnegosiasikan ulang, plus pembelian alat produksi yang tidak efisien. Misalnya pesawat yang tidak pas untuk kebutuhan maskapai," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Tawaran Pensiun Dini...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini