WIKA dapat proyek bangun kompleks istana presiden Nigeria

Selasa, 31 Juli 2018 11:57 Reporter : Tim Merdeka
WIKA dapat proyek bangun kompleks istana presiden Nigeria Gedung WIKA. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus melebarkan sayapnya ke luar negeri. Tercatat beberapa proyek di sejumlah negara didapat hingga Juni 2018.

Direktur Utama WIKA Tumiyana mengatakan proyek di luar negeri tersebut memiliki andil besar dalam catatan kinerja operasional perusahaan yang tinggi dengan raihan kontrak baru sebesar Rp 20,56 triliun hingga akhir Juni 2018.

Kontribusi terbesar datang dari sektor infrastruktur dan industri dengan nilai kontrak sebesar Rp 15,21 triliun dan Rp 4,44 triliun.

"Selain didukung oleh berbagai proyek di dalam negeri, lonjakan kinerja operasional Perusahaan juga meningkat dengan semakin dipercayanya WIKA untuk mengerjakan proyek di luar negeri," kata Tumiyana, Selasa (31/7).

Perseroan dipercaya untuk membangun Clarin Bridge di Bohol, Filipina, Limbang Bridge di Serawak, Malaysia, 1.400 unit rumah di Aljazair, hingga Kompleks Istana Kepresidenan Republik Niger.

Raihan kontrak Perseroan di luar negeri berpeluang semakin meningkat setelah kunjungan Wakil Perdana Menteri Kedua dari Republik Uganda, Y.M. A.M. Kirunda Kivejinja ke kantor WIKA, Kamis (26/7).

Dalam kunjungannya, Kirunda Kivejinja menawarkan WIKA sebagai wakil Indonesia untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur di negara sub-Sahara tersebut.

"Kami akan mengevaluasi penawaran dari Niger dengan fokus pada pekerjaan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan perumahan. Potensi keterlibatan WIKA sesuai program pemerintah RI yang mendukung pembangunan infrastruktur di Afrika," tutup Tumiyana.

Reporter: Ilyas Pradipta

Sumber: Liputan6.com [ian]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini