Wijaya Karya Siap Terlibat Bangun Ibu Kota Baru

Rabu, 28 Agustus 2019 14:34 Reporter : Merdeka
Wijaya Karya Siap Terlibat Bangun Ibu Kota Baru Direktur Utama WIKA Tumiyana. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mendukung rencana pemindahan ibu kota negara ke dua kabupaten di Kalimantan Timur. Perseroan juga menyatakan kesiapan untuk ikut terlibat dalam pembangunan infrastruktur di ibu kota baru.

"WIKA selalu siap untuk ambil bagian dalam mempersiapkan ibukota baru, termasuk di antaranya melalui mekanisme Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan Infrastruktur," tegas Direktur Utama WIKA Tumiyana di Jakarta, Rabu (28/8).

Selain itu, kapasitas balance sheet WIKA saat ini juga cukup kuat untuk menopang rencana tersebut. Saat ini, kemampuan Capital Expenditure (Capex) spending perseroan mencapai Rp 20 triliun, dan akan terus meningkat setiap tahunnya.

Dia menjelaskan, WIKA secara aktual saat ini memiliki kapasitas yang sangat baik dari segi industri, baik baja, beton, maupun aspal yang kemudian menyokong konstruksi dan infrastruktur sebagai bisnis utamanya.

"Sehingga, bilamana dibutuhkan oleh pemerintah dalam konteks katalisasi pemindahan Ibu kota, maka WIKA sangat siap berada di barisan terdepan untuk terlibat dalam misi besar tersebut," ujar dia.

Menurut catatan WIKA, perusahaan hingga saat ini telah banyak membangun infrastruktur vital di Kalimantan Timur. Di antaranya PLTG 2x50 per 60 MW Tanjung Batu di Kutai Kartanegara, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman/Bandar Udara Sepinggan di Balikpapan, dan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) sepanjang 99,04 km yang saat ini tengah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Hingga pekan ketiga Agustus 2019 ini, pengerjaan Jalan Tol Balsam Seksi 2, 3, dan 4 yang dilaksanakan perseroan telah mencapai progres 94,10 persen. Proyek ini direncanakan selesai serta dioperasionalkan pada Oktober 2019 mendatang.

Tumiyana juga menyampaikan, WIKA juga merespon cepat putusan pemindahan Ibu kota sebagai sebuah peluang besar untuk melaksanakan investasi di bidang properti. WIKA disebutnya kini menjadikan investasi sebagai arah bisnis masa depan perusahaan guna mendapatkan recurring income atau pendapatan berulang.

"Pengembangan suatu kawasan akan memiliki prospek besar untuk bertumbuhnya kawasan-kawasan ekonomi terpadu, termasuk hunian dengan values yang terus akan meningkat," pungkas Tumiyana.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini