Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Waspada, Inflasi Indonesia Diperkirakan Naik Dipicu Produk Hortikultura & Ikan Segar

Waspada, Inflasi Indonesia Diperkirakan Naik Dipicu Produk Hortikultura & Ikan Segar Nelayan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad memperkirakan inflasi Indonesia akan cukup tinggi hingga akhir tahun. Terutama didorong sektor hortikultura dan ikan segar.

Tauhid menjelaskan hal tersebut dikarenakan adanya perubahan iklim yang luar biasa. "Kalau kita amati di daerah-daerah itu banyak terjadi hujan yang seharusnya di semester II-2022 ini sudah mulai kering dan masih terjadi (hujan). Saat ini terjadi deflasi minyak goreng, bawang putih, telur ayam dan aneka sayuran," ucap Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad, dalam webinar, Kamis (4/8).

Menurut Tauhid, penyebab inflasi yang semakin tinggi dikarenakan persoalan kebijakan yang diputuskan pemerintah yaitu pelarangan ekspor CPO. "Itu memang pada awalnya justru menjadi inflasi yang semakin tinggi," terangnya.

Meskipun begitu, saat ini sudah semakin menurun ketika larangan ekspor sudah dicabut dan adanya kebijakan DMO dan DPO. "Problemnya adalah pada inflasi pada harga bergejolak ini tidak akan sederhana mungkin kita atasi dalam jangka pendek karena problemnya adalah problem iklim," tuturnya.

Perkiraan sampai akhir tahun 2022 curah hujan lebih tinggi dari biasanya, tetapi disaat yang bersamaan juga akan terjadi suhu rata-rata bulanan meningkat sampai akhir tahun.

"Terjadi anomali iklim artinya ini memberikan konsekuensi harga bergejolak terutama oleh produk-produk altikultur seperti cabai merah, bawang merah, ikan segar, dan sebagainya. Ini akan menjadi problem akan terus menghantui kita," tambahnya.

Inflasi Juli 2022

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Wahyu Agung Nugroho mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Juli 2022 mengalami inflasi 0,64 persen (mtm). Angka ini meningkat dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya yang tercatat 0,61 persen.

"Kenaikan inflasi tersebut terutama bersumber dari inflasi kelompok administered prices di tengah inflasi inti yang terjaga lebih rendah dan kelompok volatile food yang mulai menurun," ujar Wahyu dalam webinar, Kamis (4/8).

Inflasi IHK secara tahunan sebesar 4,94 persen lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Akan tetapi dibandingkan dengan negara peers seperti Thailand yang inflasi sebesar 7,7 persen, Filipina 6,1 persen, India 7 persen, justru inflasi di Indonesia masih relatif moderat.

Di sisi lain untuk inflasi inti tetap terjaga rendah sebesar 2,86 persen yang didukung oleh konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga ekspektasi inflasi.

"Inflasi IHK pada 2022 diperkirakan lebih tinggi dari batas atas sasaran dan akan kembali ke dalam sasaran 3 persen plus minus satu persen pada tahun 2023," jelasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Inflasi Indonesia Jadi Salah Satu Terendah di Dunia, Jokowi: Segar Kalau Seperti Ini
Inflasi Indonesia Jadi Salah Satu Terendah di Dunia, Jokowi: Segar Kalau Seperti Ini

Jokowi meminta kementerian/lembaga beserta kepala daerah terus berkolaborasi untuk menjaga level inflasi sesuai sasaran pemerintah.

Baca Selengkapnya
Didorong Konsumsi Pemilu, Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen di 2024
Didorong Konsumsi Pemilu, Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen di 2024

penyelenggaraan pesta demokrasi memberi dampak positif terhadap perekonomian nasional.

Baca Selengkapnya
Staf Ahli Wakil Presiden sebut Ketidakpastian Situasi Politik Akibat Pemilu 2024 Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Staf Ahli Wakil Presiden sebut Ketidakpastian Situasi Politik Akibat Pemilu 2024 Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Nurdin optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 berada pada kisaran 5 persen.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ternyata, Indonesia Banyak Impor Mesin Sepanjang Januari 2024
Ternyata, Indonesia Banyak Impor Mesin Sepanjang Januari 2024

Untuk rinciannya, nilai impor mesin/peralatan mekanis mencapai USD 123,79 juta atau tumbuh 4,52 persen.

Baca Selengkapnya
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Baik Dibanding AS dan China
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Baik Dibanding AS dan China

Artinya, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi tinggi dan angka inflasi relatif bagus dan rendah.

Baca Selengkapnya
Inflasi Maret 2024 Meroket Dipicu Mahalnya Harga Makanan
Inflasi Maret 2024 Meroket Dipicu Mahalnya Harga Makanan

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar berasal dari makanan minuman dan tembakau.

Baca Selengkapnya
Jokowi Bersyukur Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Inflasi Terkendali
Jokowi Bersyukur Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Inflasi Terkendali

Perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh 5,11 persen di tengah pelemahan ekonomi global.

Baca Selengkapnya
Presiden Jokowi: Masih Ada Bupati yang Tak Paham Inflasi
Presiden Jokowi: Masih Ada Bupati yang Tak Paham Inflasi

Sebagai informasi, tingkat Inflasi di Turki menyentuh angka 75 persen pada Mei 2024.

Baca Selengkapnya
Kinerja Industri Pembiayaan Diprediksi Tumbuh Hingga 16 Persen di 2024
Kinerja Industri Pembiayaan Diprediksi Tumbuh Hingga 16 Persen di 2024

Industri pembiayaan diprediksi akan terus meningkat tahun ini.

Baca Selengkapnya