Warga yang Kembali dari Luar Negeri Biang Kerok Lonjakan Kasus Omicron di RI

Senin, 10 Januari 2022 16:16 Reporter : Sulaeman, Anisyah Al Faqir
Warga yang Kembali dari Luar Negeri Biang Kerok Lonjakan Kasus Omicron di RI Penumpang pesawat terbang di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. ©2021 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sebagai penyebab utama lonjakan kasus harian Covid-19 di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Menko Luhut menerangkan, hal itu berdasarkan hasil temuan lonjakan kasus harian Covid-19 di wilayah Jawa-Bali yang sampai saat ini didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri.

"Hari ini saya sampaikan sebelumnya bahwa tren peningkatan kasus harian Covid-19 disebabkan oleh pelaku perjalanan luar negeri," ujarnya dalam konpers evaluasi PPKM secara virtual, Jakarta, Senin (10/1).

"Pada 9 Januari lalu, misalnya di Jakarta dari 393 kasus yang terjadi hampir 300 kasus disebabkan oleh pelaku perjalanan luar negeri," contohnya.

Maka dari itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menunda terlebih dulu rencana perjalanan keluar negeri. Mengingat, tingginya potensi terjangkit virus Covid-19. "Jadi, sekali lagi kami mohon teman-teman sekalian untuk menahan diri dulu untuk berpegian ke luar negeri, kecuali sangat-sangat penting," tandasnya.

2 dari 2 halaman

Perketat Penjagaan di Pintu Masuk

di pintu masuk rev1

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menambahkan, pemerintah akan melakukan penanganan khusus bagi masyarakat yang baru datang dari luar negeri di berbagai pintu masuk kedatangan. Dari jalur udara yakni di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang-Banten, Bandara Juanda-Surabaya dan Bandara Sam Ratulangi.

Sedangkan dari jalur laut yakni Pelabuhan Laut Batam dan Pelabuhan Tanjung Pinang di Kepulauan Riau, Pelabuhan Laut Nunukan di Kalimantan Utara, PLBN Entikong di Kalimantan Barat, dan PLBN Mootain di Nusa Tenggara Timur.

Catatan pasien Covid-19 dari pintu-pintu kedatangan tersebut akan dipisahkan dari daftar pasien Covid-19 di wilayah setempat. Misalnya PPLN yang datang dari Bandara Soekarno-Hatta akan dipisahkan dengan pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

Begitu juga dengan kedatangan dari Pelabuhan Laut Batam dan Tanjung Pinang yang akan dipisahkan dari kasus Covid-19 di Kepulauan Riau. "Catatan dari PPLN ini dicatat terpisah dengan wilayahnya," kata dia.

[bim]

Baca juga:
Menkes: Dari 414 Kasus Omicron, Hanya 2 Orang Butuh Oksigen
Luhut: Tren Peningkatan Kasus Covid-19 Akibat Pelaku Perjalanan Luar Negeri
Pemerintah Pisahkan Kasus Covid-19 Penularan Lokal & Pelaku Perjalanan Luar Negeri
Meski Kasus Omicron Tengah 'Ngebut', Pemerintah Pastikan MotoGP Tetap Lanjut
Sandiaga Uno soal Varian Omicron Meningkat: Berwisata di Indonesia Saja
Empat RT di Krukut Mikro Lockdown Usai 36 Warga Positif Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini