Wapres: Program Satu Juta Rumah di 2020 Tak Capai Target Akibat Pandemi Covid-19

Selasa, 9 Februari 2021 15:45 Reporter : Idris Rusadi Putra
Wapres: Program Satu Juta Rumah di 2020 Tak Capai Target Akibat Pandemi Covid-19 perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin mengakui realisasi Program Satu Juta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) selama 2020 terkendala pandemi Covid-19.

"Pada tahun 2020 dikarenakan pandemi Covid-19, capaian Program Satu Juta Rumah tidak mencapai target 1.000.000 unit yakni mencapai sebanyak 965.217 unit, di mana kurang lebih 80 persennya disalurkan untuk MBR," kata Ma’ruf Amin dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) dikutip dari Antara, Selasa (9/2).

Meskipun tidak sesuai target, Wapres Ma'rif Amin menilai capaian pembangunan rumah tersebut tidak terlalu mengecewakan karena bisa direalisasikan sekitar 96,5 persen dari target pembangunan rumah.

"Meskipun demikian capaian tersebut cukup bagus karena di tengah kondisi perekonomian yang sulit ini, terealisasi sekitar 96,5 persen dari target yang ditetapkan," tambah Wapres.

Dari segi penyaluran, lanjut Wapres Ma'ruf Amin, capaian pembangunan Program Satu Juta Rumah untuk MBR itu justru melampaui target. "Jika dilihat dari target penyalurannya bagi MBR, maka capaian Program Satu Juta Rumah untuk MBR pada 2020 melampaui target yaitu 80 persen dari target 70 persen yang ditetapkan," kata Wapres.

Program Satu Juta Rumah dimulai sejak 2015 dan hingga kini program tersebut telah berhasil membangun sebanyak 5,4 juta unit, yang 70 persen di antaranya ditujukan untuk MBR.

Sektor perumahan dan properti merupakan klaster industri yang melibatkan banyak jenis usaha dan industri, sehingga penciptaan lapangan kerja di sektor tersebut cukup besar, kata Wapres. Dengan pembangunan perumahan tersebut, lanjut dia, pemerintah berharap dapat menyerap banyak tenaga kerja melalui Program Padat Karya.

2 dari 2 halaman

Backlog Perumahan

Terkait masih tingginya angka backlog perumahan, yang mencapai 11,04 juta unit, Wapres berharap seluruh pihak terkait dan pemangku kepentingan dapat melakukan percepatan pembangunan rumah bagi MBR.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, jumlah keluarga di Indonesia yang memiliki rumah mencapai 80,07 persen, sementara sisanya tinggal dengan cara menyewa rumah, menumpang di rumah kerabat hingga nomaden.

"Untuk mewujudkan target tersebut, dibutuhkan dukungan dari pemangku kepentingan di sektor perumahan, yang dalam hal ini salah satunya adalah pengembang yang tergabung dalam Apersi," ujar Wapres Ma'ruf Amin. [idr]

Baca juga:
Per 21 Desember, Realisasi Penyediaan Perumahan Baru 856.758 Unit
Imbas Pandemi, Program Satu Juta Rumah Tak Sesuai Target
Hingga Pertengahan Desember, Realisasi Program Sejuta Rumah Capai 856.758 Unit
Meski Ada Pandemi, PUPR Catat Realisasi Program Satu Juta Rumah 2020 Telah 90 Persen
Per Desember, Pembangunan Program Satu Juta Rumah 2020 Capai 777.708 Unit

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini