Wapres: Perluas Fintech untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

Selasa, 15 Desember 2020 18:25 Reporter : Idris Rusadi Putra
Wapres: Perluas Fintech untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Maruf Amin. ©2019 dok.Setwapres RI

Merdeka.com - Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan teknologi finansial atau dikenal dengan fintech (financial technology) di bidang syariah harus diperluas dan diperkuat untuk mewujudkan inklusi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

"Kehadiran fintech dan layanan elektronik lain perlu diperluas agar dapat mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia," kata Wapres Maruf dalam International Webinar Digitalization Leading the Islamic Economy in the New Normal yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (15/12).

Perkembangan teknologi digital yang juga merambah ke sektor ekonomi dan keuangan, semakin mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansialnya.

"Masyarakat Indonesia mulai terbiasa bertransaksi secara digital," kata Wapres.

Namun, secara kuantitas, penggunaan transaksi digital tersebut baru mencakup kebutuhan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, dengan semakin banyaknya fintech syariah maka perkembangan ekonomi dan keuangan syariah juga menjadi pesat.

Pemanfaatan fintech dalam memfasilitasi perkembangan ekonomi dan keuangan digital juga menjadi ciri perkembangan pesat ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Selain itu, Wapres mengatakan pemanfaatan teknologi digital juga dapat mendorong inovasi dan terobosan layanan untuk mendukung ekosistem perekonomian syariah secara luas, termasuk industri halal.

"Teknologi digital telah dimanfaatkan pula oleh komunitas masyarakat seperti pesantren, organisasi masyarakat Muslim, serta lembaga-lembaga amil zakat dan wakaf," ujarnya. [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini