Wapres Ma'ruf Sebut TPA Belum Bahas Rencana Ahok Gabung BUMN

Jumat, 15 November 2019 15:40 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Wapres Ma'ruf Sebut TPA Belum Bahas Rencana Ahok Gabung BUMN Wapres Maruf Amin. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, mengklaim rencana perekrutan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk mengisi posisi di perusahaan BUMN belum dibahas dalam Tim Penilaian Akhir (TPA). Dia mengatakan hal tersebut masih dalam proses penggodokan di dalam rapat.

"Pertama itu kewenangan Presiden akan menentukan. Belum dibahas TPA, belum. Saya dengar, masih diproses," kata Wapres Ma'ruf di Istana Wakil Presiden, Jumat (15/11).

Dia mengatakan saat ini di TPA masih membahas terkait pemberhentian 7 pejabat di lingkungan BUMN. Wapres Ma'ruf pun meminta agar publik menunggu terkait hal tersebut.

"Yang khusus di TPA tentang pemberhentian 7 pejabat di lingkungan BUMN. Memang pemberhentiannya. Tapi penggantiannya belum. Katanya sedang diproses. Kita tunggu saja," ungkap Wapres Ma'ruf.

1 dari 1 halaman

Posisi Kosong di BUMN Bakal Terisi Sebelum Akhir Tahun

Wapres Ma'ruf juga menjelaskan cepat atau lambat posisi beberapa petinggi BUMN pun agar segera terisi. Agar kata dia para investor bisa berinvestasi dengan mudah.

"Yang pasti tidak boleh lama-lama. Pasti itu, supaya tidak terjadi kekosongan. Tunggu saja," kata Wapres Ma'ruf.

Dia juga berharap hal tersebut segera rampung pada akhir tahun ini. Agar sistem perekonomian dan investasi tetap berjalan.

"Diharapkan sudah selesailah. Kita harapkan sebelum akhir tahun sudah selesai," kata Wapres Ma'ruf.

[bim]

Baca juga:
Ahok Ngaku Bicara Soal Pertamina dan PLN Saat Bertemu Erick Tohir
Bos Krakatau Steel Dukung Pencegahan dan Pemberantasan Terorisme
Pegawai BUMN Terlibat Terorisme, DPR Minta Khutbah di Masjid BUMN Diperhatikan
Erick Thohir: Staf Krakatau Steel akan Dikeluarkan Jika Terbukti Terlibat Teror
Terduga Teroris di Cilegon Karyawan BUMN, Ini Reaksi Menteri Erick Thohir
Erick Thohir Sebut Ahok Harus Mundur dari PDIP Jika Jadi Bos BUMN

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini