Wapres Ma'ruf Sebut TPA Belum Bahas Rencana Ahok Gabung BUMN
Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, mengklaim rencana perekrutan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk mengisi posisi di perusahaan BUMN belum dibahas dalam Tim Penilaian Akhir (TPA). Dia mengatakan hal tersebut masih dalam proses penggodokan di dalam rapat.
"Pertama itu kewenangan Presiden akan menentukan. Belum dibahas TPA, belum. Saya dengar, masih diproses," kata Wapres Ma'ruf di Istana Wakil Presiden, Jumat (15/11).
Dia mengatakan saat ini di TPA masih membahas terkait pemberhentian 7 pejabat di lingkungan BUMN. Wapres Ma'ruf pun meminta agar publik menunggu terkait hal tersebut.
"Yang khusus di TPA tentang pemberhentian 7 pejabat di lingkungan BUMN. Memang pemberhentiannya. Tapi penggantiannya belum. Katanya sedang diproses. Kita tunggu saja," ungkap Wapres Ma'ruf.
Posisi Kosong di BUMN Bakal Terisi Sebelum Akhir Tahun
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comWapres Ma'ruf juga menjelaskan cepat atau lambat posisi beberapa petinggi BUMN pun agar segera terisi. Agar kata dia para investor bisa berinvestasi dengan mudah.
"Yang pasti tidak boleh lama-lama. Pasti itu, supaya tidak terjadi kekosongan. Tunggu saja," kata Wapres Ma'ruf.
Dia juga berharap hal tersebut segera rampung pada akhir tahun ini. Agar sistem perekonomian dan investasi tetap berjalan.
"Diharapkan sudah selesailah. Kita harapkan sebelum akhir tahun sudah selesai," kata Wapres Ma'ruf.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya