Wapres JK minta Pertamina dan PLN kurangi impor bantu atasi pelemahan Rupiah

Selasa, 4 September 2018 15:39 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Wapres JK minta Pertamina dan PLN kurangi impor bantu atasi pelemahan Rupiah Jusuf Kalla tinjau media center Asian Games. ©Liputan6.com/Fery Pradolo

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan dalam beberapa pekan terakhir. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah, pemerintah akan mengurangi defisit neraca perdagangan dengan cara meningkatkan ekspor dan mengurangi impor yang tidak perlu.

"Kita semua sebangsa berusaha agar Rupiah tetap dalam nilai yang wajar, tentu utamanya kita mengurangi defisit perdagangan dengan cara meningkatkan ekspor dan mengurangi impor yang tidak perlu," kata Wapres JK di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Adapun langkah-langkahnya yaitu dengan cara bagaimana menaikkan ekspor serta mengurangi impor. Sehingga, kata Wapres JK, defisit berkurang. "Kalau perlu positif, bukan negatif. Kita surplus lah, bukan defisit," ungkap Wapres JK.

"Contohnya bagaimana meningkatkan ekspor sumber daya alam, mengurangi impor kita seperti kita bicarakan dulu biodiesel, lokal konten daripada produk kita makin besar apakah Pertamina, PLN, atau industri lain," tambah JK.

Tidak hanya itu, Wapres JK juga menjelaskan pemerintah juga perlu mengontrol uang yang masuk dari ekspor. Jangan sampai, katanya, barang sudah diekspor tetapi uangnya disimpan di negara lain. Seperti di Singapura, Hongkong.

"Sebab jangan sampai duitnya tidak masuk ke dalam negeri sehingga memperkuat Singapura Hongkong melemahkan Indonesia," papar Wapres JK. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini