Neraca Perdagangan Surplus, Wamendag Optimis Ekonomi RI Kuat Lawan Covid-19

Kamis, 14 Mei 2020 15:27 Reporter : Merdeka
Neraca Perdagangan Surplus, Wamendag Optimis Ekonomi RI Kuat Lawan Covid-19 Jerry Sambuaga. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga menyebut bahwa pemerintah telah membuat prediksi dan analisis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa krisis wabah virus corona (Covid-19).

Jerry menyampaikan, pertumbuhan ekonomi negara pada 2020 diperkirakan akan lebih rendah dari target APBN 2020. Proyeksi tersebut dibagi ke dalam dua skenario, yakni skenario buruk dan yang terburuk. Namun demikian, dia optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik karena cukup modal.

"Pertama skenario buruk, tumbuh sekitar 2,3 persen. Dan terburuk -0,4 persen," jelas dia dalam sesi bincang-bincang virtual, Kamis (14/5/2020).

Terkait skenario terburuk itu, hal tersebut masih lebih rendah dibanding prediksi Lembaga Moneter Internasional (IMF) yang sebesar 0,5 persen.

Namun demikian, Jerry coba menebarkan optimisme bahwa negara punya cukup modal untuk menghadapi wabah pandemi panjang, yakni catatan baik pada neraca perdagangan di periode Januari-Maret 2020.

"Neraca perdagangan kita sebenarnya mulai membaik dan mengalami surplus sebesar USD 2,6 miliar, Terdiri dari unsur surplus neraca non-migas sebesar USD 5,7 miliar, dan defisit neraca migas sebesar USD 3,1 miliar," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Catatan Baik

rev2

Catatan baik lainnya, ekspor Indonesia juga tercatat sebesar USD 41,8 miliar, atau naik 2,91 persen dibanding dengan kuartal pertama 2019. Ekspor berbagai produk juga mengalami peningkatan besar, seperti pakaian jadi (84,2 persen), kendaraan dan sparepart (36,2 persen), tekstil (15 persen), minyak sawit mentah (10,3 persen), hingga barang elektronik (1,9 persen).

"Ini salah satu sedikit gambaran yang kita ingin menunjukkan, bahwa dengan segala situasi yang sedang menerpa sebelum Maret 2020, ekspor dan neraca perdagangan kita secara global itu tidak dalam kondisi yang kritis," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Pemda Diminta Buat Inovasi Majukan Pasar Tradisional di Tengah Pandemi Corona
Jelang Lebaran, Mendag Agus Pastikan Stok Beras Hingga Gula di Jabar Aman
Realokasi Anggaran, Kemendag Bantu 157 Pasar Tradisional Senilai Rp5,4 Miliar
Gubernur Jabar Minta Kemendag Gelar Rapid Test di Pasar Tradisional
Harga Gula di Pasar Tradisional Ditargetkan Turun Sebelum Lebaran

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini