Wamendag Gandeng Swasta Bikin Pelatihan Ekspor Skala Nasional

Selasa, 20 April 2021 16:18 Reporter : Dwi Aditya Putra
Wamendag Gandeng Swasta Bikin Pelatihan Ekspor Skala Nasional Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggandeng pihak swasta untuk membuat pelatihan dan fasilitasi ekspor Usaha Menengah Kecil dan Menengah (UMKM) skala nasional. Beberapa pihak swasta yang terlibat yakni Google, BNI, Nobu dan Kiosbank.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengatakan, program ini tidak lepas dari upaya mewujudkan visi Presiden Joko Widodo dan arahan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. Di mana ini bertujuan agar ekonomi masyarakat khususnya UMKM bisa berjalan dan meningkat.

"Karena itu, pandemi ini kami lihat sebagai sebuah peluang untuk membangun landasan yang lebih kuat bagi UMKM. Kita berhasil menggandeng Google dan beberapa bank," kata Jerry di Jakarta, Selasa (20/4).

Pelatihan UMKM untuk ekspor kerja sama Google dan beberapa bank ini rencananya dilakukan melalui teknologi digital. Pelatihan online ini akan fokus pada beberapa aspek antara lain pelatihan keuangan, akuntansi hingga pemasaran secara daring (online).

Hal ini berangkat dari spesialisasi sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak. Bank BNI misalnya, akan memberikan pelatihan pengembangan kemampuan pengelolaan keuangan dan kerja sama pembiayaan kepada UMKM yang akan melakukan ekspor. Ini karena BNI punya pengalaman dan jaringan yang kuat di luar negeri.

NOBU yang punya kemampuan dalam perbankan digital akan memberikan pelatihan pada seputar keuangan digital. Kiosbank akan memberikan pelatihan dasar akuntansi yang dibutuhkan agar UMKM bisa memiliki standar pencatatan keuangan yang baik. Sedangkan Google, akan memfasilitasi pelatihan dalam e-commerce dan berbagai pemasaran daring lainnya.

Pelatihan akan diadakan di berbagai daerah. Salah satu yang difokuskan adalah Indonesia Timur. Menurut Wamendag, hal ini karena potensi Indonesia Timur masih cukup banyak yang belum dieksplorasi.

"Dengan pelatihan ini diharapkan pengusaha-pengusaha dari Indonesia Timur bisa memperluas jaringan pembiayaan dan pemasaran," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Kinerja Ekspor

Seperti diketahui, kinerja ekspor Indonesia sangat baik pada tahun 2020 lalu. Meski pandemi, Indonesia mencatatkan surplus sekitar USD 20 miliar. Pelatihan ekspor yang gencar dilakukan oleh Kemendag diharapkan bisa memperkuat struktur ekspor ke arah barang-barang yang punya nilai tambah tinggi.

Sementara itu, Country Director Google Indonesia, Randy Jusuf mengatakan, sebetulnya program ini telah dibahas cukup lama sejak tahun lalu. Randy mengaku senang karena Kemendag memberikan perhatian besar kepada program ini. Apalagi program ini diproyeksi akan menjadi bagian bagi peningkatan kapasitas dan volume usaha (upscaling) UMKM Indonesia.

"Berawal dari beberapa kali kunjungan kami ke Wamendag Jerry Sambuaga di mana kami sepakat bahwa harus ada fasilitasi bagi UMKM untuk meningkatkan ekspor nasional. Dari situ Tim Wamendag, para pejabat Kemendag dan kami terus berkoordinasi agar program ini terwujud," jelasnya. [idr]

Baca juga:
Pacu Ekspor, Kemendag Dorong Pemanfaatan Perjanjian Perdagangan Bebas
Mendag Lutfi Sebut Uang Kripto Akan Warnai Alat Transaksi Perdagangan Dunia
Mendag Lutfi Akui Jumlah Pengusaha UMKM Besar Namun untuk Ekspor Masih Kecil
Ratifikasi IEFTA CEPA Tingkatkan Ekspor Produk Indonesia ke Eropa
Mendag: Harga Ayam Fluktuatif, Bulan Lalu Rp34.200 dan Hari Ini Naik Jadi Rp37.000
Mendag: China Masih Jadi Negara Tujuan Utama Ekspor Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini