Wadirut PLN: Jokowi Bawa RI Masuk Era Baru, The New Indonesia

Sabtu, 6 November 2021 18:00 Reporter : Anisyah Al Faqir
Wadirut PLN: Jokowi Bawa RI Masuk Era Baru, The New Indonesia Presiden Jokowi meninjau hutan mangrove di Abu Dhabi. ©Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev

Merdeka.com - Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo bersama tim Hannigan meluncurkan sebuah buku dengan judul Jokowi and the New Indonesia. Darmawan mengatakan pada lima tahun pertama pemerintahan Jokowi dimulai dengan menetapkan standar dan cara baru untuk mengejar berbagai ketertinggalan dari negara lain, terutama infrastruktur.

"Pak Jokowi mengubah cara pandang pembangunan dari yang bersifat Jawa Sentris menjadi Indonesia Sentris. Juga dalam hal keadilan, mulai dari keadilan sosial di bidang energi, sumber daya alam, pendidikan, dan perlindungan sosial," kata dalam acara peluncuran bukunya, Jakarta, Sabtu (6/11).

Dalam buku tersebut dituliskan tentang kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang telah membawa Indonesia masuk pada era baru dengan membentuk fondasi pembangunan yang kuat. Fondasi yang diharapkan dapat menciptakan peluang baru untuk mewujudkan New Indonesia sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.

Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden G20 juga telah dimaknai sebagai momentum pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar 'Recover Together, Recover Stronger'. Setelah dunia berangsur-angsur pulih dari pandemi Covid-19, fondasi tersebut akan menciptakan kesempatan bagi Indonesia untuk dapat berlari lebih cepat.

Darmawan menceritakan cara Presiden Jokowi melihat daerah dengan kekayaan alam yang luar biasa tapi masyarakatnya terjerat kemiskinan terstruktur. Tidak mendapatkan akses air bersih, energi, konektivitas dan yang lainnya. Melihat fakta tersebut, Jokowi berani mengambil keputusan untuk membuka akses terhadap pendidikan, jalan, pelabuhan, bandara, air bersih dan energi.

"Dan ini betul-betul menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru. Contohnya PON yang baru saja berlangsung di Papua. Meskipun tidak memiliki fasilitas, saya melihat karakter tepo sliro dan dibangunlah daerah Papua sehingga PON XX sukses," tuturnya.

Tak hanya itu, lanjut Darmawan, Presiden Jokowi juga fokus mengembangkan potensi di banyak sektor yang selama ini tenggelam menjadi aset tidur. Kebijakan tersebut bersumber dari karakter dan nilai-nilai yang membentuknya sejak hidup di bantaran sungai sampai menjadi pemimpin Republik.

Darmawan menambahkan, strategi membangun infrastruktur secara masif terbukti tepat. Ketika baru menjabat sebagai Wakil Dirut PLN, dia menemukan fakta pertumbuhan listrik terbesar ada di Provinsi Lampung. Tepatnya di sekitar pintu keluar tol yang baru saja diresmikan.

"Hal ini menjadi bukti bahwa tujuan pembangunan yang selalu ditekankan oleh Pak Jokowi membawa hasil. Infrastruktur yang dibangun menumbuhkan sentral ekonomi baru dan mengangkat ekonomi masyarakat. Ini sesuai dengan visi beliau bagaimana Indonesia bisa bangkit bukan berdasarkan konsumsi, tetapi produktivitas," papar Darmawan.

2 dari 2 halaman

Kiprah Jokowi Tak Diketahui Dunia

tak diketahui dunia

Tim Hannigan menilai selama ini kiprah Jokowi sebagai presiden kurang diketahui publik internasional. Melalui buku ini diharapkan masyarakat internasional mendapatkan gambaran utuh bagaimana Jokowi meletakkan fondasi New Indonesia untuk masa mendatang.

"Padahal, banyak akademisi, politisi, juga pebisnis internasional yang ingin mendapatkan gambaran lebih utuh tentang apa yang terjadi di Indonesia selama pemerintahan Jokowi," ujarnya.

Staf Pengajar Universitas Prasetiya Mulya, Agus Sriyono menegaskan, pentingnya menyampaikan hal-hal yang dikerjakan pemerintahan Jokowi ke dunia internasional. Apalagi, Indonesia perlu membuka ruang kerja sama dan investasi yang lebih besar.

"Apalagi, Indonesia sekarang adalah Ketua dari negara-negara G-20, negara dengan pendapatan tertinggi di dunia. Ada banyak kesempatan dan peluang bagi Indonesia, dan itu harus dimanfaatkan sebesar-besarnya," kata dia.

Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Edbert Gani Suryahudaya mengatakan, pelibatan kaum muda dalam menyambut New Indonesia mutlak diperlukan. Terlebih karena Indonesia akan menerima bonus demografi yang sudah dimulai satu dua tahun terakhir ini dan akan berpuncak pada tahun 2030-an mendatang.

"New Indonesia ini adalah kesempatan besar bagi anak-anak muda, dan Presiden Jokowi telah membukakan ruang untuk itu. Dan anak-anak muda itu sekarang sudah bersifat transnasional dalam perspektif bisnis dan jaringannya. Di situlah saya melihat New Indonesia yang disajikan dalam buku ini sangat menjanjikan dan menggairahkan," ujar Edbert.

[bim]

Baca juga:
Pemasangan Grider Box Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diklam Tak Timbulkan Kemacetan
Menteri Siti soal Deforestasi: Pesan Presiden, Membangun Perhatikan Dampak Lingkungan
Tekan Emisi Karbon, Pembangunan di Indonesia Didorong Terapkan Ramah Lingkungan
Greenpeace Kritik Menteri LHK Pro Pembangunan Skala Besar Berpotensi Rusak Lingkungan
Intip Progres Pembangunan Tol Cinere-Jagorawi Seksi III Senilai Rp1,2 triliun
DPR Tanggapi Menteri LHK: Pembangunan Hanya Boleh Berjalan Tanpa Deforestasi
Walhi Nilai Pemerintah Hanya Memikirkan Ekonomi Dibanding Pelestarian Alam

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini