Virus Corona Tak Goyahkan Niat Pemerintah Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan

Rabu, 4 Maret 2020 19:07 Reporter : Idris Rusadi Putra
Virus Corona Tak Goyahkan Niat Pemerintah Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan Maket Ibu Kota Baru. ©2019 dok. Kemen PUPR

Merdeka.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyatakan pemindahan ibu kota negara akan tetap sesuai rencana meski ada wabah virus Corona (Covid-19).

"Terus berjalan, tetap sesuai jadwal," kata Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Himawan Hariyoga Djojokusumo setelah rapat koordinasi RKP 2021 dikutip Antara di Jakarta, Rabu (4/3).

Dia optimistis rencana pemindahan itu sesuai jadwal karena sudah disusun matang. Saat ini, lanjut dia, prosesnya sudah dalam tahap penyelesaian regulasi yakni keputusan presiden (Kepres) dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota yang baru akan disampaikan ke DPR setelah reses.

Reses DPR direncanakan mulai pada Jumat (28/2) hingga dua pekan setelahnya.

Apabila payung hukum sudah rampung, maka ditargetkan ground breaking pembangunan ibu kota negara yang baru bisa dilakukan akhir tahun ini.

2 dari 2 halaman

Pindah 2024

rev5

Pemerintah menargetkan tahun 2024 ibu kota negara Indonesia sudah pindah ke ibu kota baru yang terletak di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kontur lokasi ibu kota baru berbukit-bukit karena merupakan bekas hutan tanaman industri seluas 256 ribu hektare ditambah dengan kawasan cadangan sehingga totalnya mencapai 410 ribu hektar dengan kawasan inti seluas 56 ribu hektare.

Nantinya ibu kota baru akan terbagi menjadi sejumlah klaster yaitu klaster pemerintahan seluas 5.600 hektare, klaster kesehatan, klaster pendidikan serta klaster riset dan teknologi.

Diperkirakan biaya pembangunan ibu kota baru itu mencapai Rp466 triliun, yakni 19 persen diantaranya berasal dari APBN dan sisanya akan berasal dari KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha) serta investasi langsung swasta dan BUMN. [idr]

Baca juga:
Jokowi Segera Umumkan Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, Ahok Jadi Kandidat
Jokowi Tawarkan Tony Blair Jadi Penasihat Pemindahan Ibu Kota
Bertemu Jokowi, Tony Blair dan Masayoshi Son Bahas Ibu Kota Baru RI
Jakarta dan Ibu Kota Baru Bakal Jadi Lokasi Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi Pastikan Ibu Kota Baru Bebas Banjir dan Macet
Menpan-RB Sebut ASN yang Tidak Kompeten Tidak Akan Dipindah ke Ibu Kota Baru

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini