UU Cipta Kerja Diteken, DPR Harap BUMN Jadi Lokomotif Akselerasi Ekonomi Nasional

Selasa, 3 November 2020 13:00 Reporter : Sulaeman
UU Cipta Kerja Diteken, DPR Harap BUMN Jadi Lokomotif Akselerasi Ekonomi Nasional pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza menyambut baik ditekennya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada Senin (2/11) lalu.

Menurutnya, regulasi anyar ini menjadi peluang bagi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk meningkatkan kinerja seluruh sektor perusahaan milik negara. Sehingga BUMN dapat menjadi lokomotif dan penggerak akselerasi pemulihan ekonomi nasional.

"Peluang yang muncul dalam UU Cipta Kerja justru harus dimanfaatkan oleh BUMN sebagai investor dalam negeri, lokomotif dan penggerak perekonomian dan pemulihan ekonomi nasional. Karena yang bisa bekerja dengan cepat tanpa terlalu banyak hambatan di saat sulit adalah BUMN," kata dia dalam seminar bertema "Masa Depan Agen Pembangunan Pasca UU Cipta Kerja", Selasa (03/11).

Terlebih, ujar Riza, di tengah krisis akibat pandemi ini BUMN mampu berperan baik untuk menjaga kegiatan ekonomi dalam negeri tetap berlangsung. Salah satunya dengan meningkatkan anggaran belanja BUMN.

"BUMN, misalnya dalam hal ini adalah Bio Farma bisa melakukan pembelanjaan dengan cepat. Karena itu, persediaan vaksin yang tahun ini atau tahun depan bisa didistribusikan kepada masyarakat itu karena kecepatan kerja BUMN. Juga belanja BUMN untuk masker kain yang diproduksi oleh UMKM sehingga usaha akan setidaknya dapat bertahan," paparnya.

Maka dari itu, dia meminta BUMN lebih cermat untuk membaca peluang yang ada dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. Mengingat UU yang masih menuai polemik ini menawarkan adanya kemudahan berusaha dan perizinan bagi para investor maupun pelaku usaha berskala kecil.

"Karena belanja swasta pada umumnya sampai level terkecil UMKM ini sangat kecil dalam masa pandemi Sehingga kita akan berharap lebih dalam belanja BUMN dan pemerintah," tambahnya. [azz]

Baca juga:
KSPI Sebut UU Cipta Kerja yang Diteken Jokowi Kurangi Nilai Pesangon Buruh
Pakar Sebut Kesalahan Penulisan di UU Cipta Kerja Bikin Pasal Tak Berlaku
Jubir Presiden: UU Ciptaker untuk Seluruh Rakyat dan Masa Depan Indonesia Maju
Bank BRI Beberkan 5 Dampak Positif UU Cipta Kerja Bagi Perbankan
Frasa 'Paling Banyak' dalam Aturan Pesangon PHK Resmi Dihapus di UU Cipta Kerja

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini