Turunkan target penjualan, Daihatsu hapus kerja lembur

Kamis, 7 Mei 2015 16:30 Reporter : Henny Rachma Sari
Turunkan target penjualan, Daihatsu hapus kerja lembur Daihatsu Gran Max. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menurunkan target penjualan tahun ini seiring penurunan daya beli masyarakat. Ini mengikuti penurunan target penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dari sebelumnya 1,2 juta unit menjadi 1,1 juta unit.

"Kami mengikuti Gaikindo sebagai induk organisasi. Kalau Gaikindo merevisi tentu saja kami menghitung kembali," kata Direktur Pemasaran ADM Ameilia Tjandra, Jakarta, Kamis (7/5).

Dengan begitu, lanjut Amelia, pihaknya bakal menghapuskan lembur dalam proses produksi dan penjualan. Namun, sistem kerja tetap terbagi dalam dua shift.

"Pada prinsipnya, kami ADM masih tetap bekerja dalam dua shift meskipun perekenomian secara umum kurang menggembirakan termasuk di bisnis otomotif. Kalau dulu kami bekerja over capacity dengan melakukan lembur, sekarang kami tidak lakukan lembur," tandasnya.

Kendati demikian, menurut Amelia, pihaknya tetap bertekad menjaga porsi ekspor sama seperti 2014. Tahun lalu, ADM menjadi eksportir mobil jadi atau completely built up (CBU) kedua terbesar, menguasai pangsa pasar sekitar 15 persen.

"Pada prinsipnya kami ingin mencapai market share (ekspor) yang sama pada tahun lalu, yakni sekitar 15 persen," ujarnya.

Presiden Direktur PT Astra International Prijono Sugianto mengatakan pihaknya diminta Presiden Jokowi untuk meningkatkan ekspor dari 15 persen menjadi 30 persen setiap tahun.

Sejak beroperasi di Tanah Air pada 1978 hingga pertengahan Mei lalu, ADM telah memproduksi 4 juta kendaraan. Setiap tahun, dua pabrik Daihatsu di Sunter dan Karawang Timur memproduksi 530 ribu unit.

"Diharapkan akhir tahun ini bisa menjadi 5 juta," kata Kepala Divisi Body and Painting ADM Agus Wiryatno. [yud]

Topik berita Terkait:
  1. Otomotif
  2. Daihatsu
  3. Ekspor Impor
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini