Tunjang Bandara Kertajati, Pengerjaan Tol Cisumdawu Rampung 2020

Selasa, 2 Juli 2019 16:17 Reporter : Merdeka
Tunjang Bandara Kertajati, Pengerjaan Tol Cisumdawu Rampung 2020 Basuki Hadimuljono. ©Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan, konstruksi Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) bisa rampung pada 2020 mendatang. Langkah percepatan ini diinisiasi lantaran aktivitas penerbangan di Bandara Kertajati kini telah dihidupkan.

"Ini kebetulan BIJB sudah mulai beroperasi, sehingga akses jalan ke BIJB Kertajati akan lebih ditunggu, akan lebih signifikan sekali manfaatnya untuk pergerakan lalu lintasnya," tuturnya saat meninjau proyek Tol Cisumdawu di Sumedang, Selasa (2/7).

Secara kontrak, Menteri Basuki meneruskan, proses pengerjaan tol masih akan terus berlanjut hingga 2021. Namun, beroperasinya BIJB Kertajati membuatnya tergerak untuk segera merampungkan pengerjaan Tol Cisumdawu sepanjang kira-kira 60 km.

"Dengan adanya percepatan pemanfaatan BIJB, kita juga harus ikutin itu. Untuk itu kita ingin coba mempercepat ini jadi 2020," jelasnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, pengerjaan Seksi 1 dan 2 Tol Cisumdawu saat ini telah menggunakan lahan yang sudah dibebaskan. Dia pun berharap konstruksi Seksi 3 proyek bisa mengikuti, sehingga separuh konstruksi tol bisa selesai pada 2019.

"Seksi 3-nya yang dikerjakan oleh BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) lahannya sudah lebih dari 90 persen. Progres pengerjaannya pun sudah sampai 80 persen, sehingga 2019 akan selesai," terangnya.

"Sekarang tinggal seksi 4-5-6. Seksi 6 itu sebagian besar tanah milik Perhutani," sambungnya.

Untuk kelanjutan proyek di Seksi 4-6, Menteri Basuki menyampaikan, dirinya telah menghubungi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan sudah mendapat persetujuan untuk menggunakan lahan.

"Saya sudah telpon bu Menteri Kehutanan, dan beliau sudah setuju. Kami sudah bersurat juga kepada PT perhutani dan Menteri BUMN (Rini Soemarno) memanfaatkan tanah Perhutani itu 100 hektare sekitar 6 km (untuk pembangunan Bandara Kertajati)," tandasnya.

Sumber: Liputan6

Reporter: Maulandi Rizky Bayu Kencana [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini