Tumbuhkan Minat Belanja Kelas Menengah Masih jadi Masalah di Kuartal IV

Senin, 23 November 2020 20:50 Reporter : Dwi Aditya Putra
Tumbuhkan Minat Belanja Kelas Menengah Masih jadi Masalah di Kuartal IV Ilustrasi berbelanja. ©Shutterstock/Yuri Arcurs

Merdeka.com - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, mengakui tingkat konsumsi rumah tangga untuk kalangan menengah ke atas masih sangat minim. Hal itu menjadi tantangan besar pemerintah untuk bagaimana meningkatkan konsumsi rumah tangga di kuartal IV-2020.

"Kuartal IV satu kita lihat untuk menengah bawah ini sudah cukup optimal lewat perlindungan sosial. Bagaimana menengah ke atas? ini masih jadi tantangan," kata dia dalam APBN Kita, Senin (23/11).

Merespon kondisi tersebut, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga di kalangan menengah ke atas. Caranya dengan meyakinkan masyarakat bahwa protokol kesehatan harus benar-benar dilakukan dan disiplin, sehingga aktivitas dan permintaan akan bertambah.

"Kita lihat mal dan kegiatan di kota dan provinsi mulai jalan termasuk rumah makan dan lain-lain. Nungkin tantangan kita di transportasi dan pariwisata. Ke depan protokol penerbangan dan pariwisata betul-betul ditegakkan untuk memacu pertumbuhan kuartal IV dan ke depan," jelasnya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Febrio Nathan Kacaribu menambahkan, untuk masyarakat kelas menengah sebagian besar memang sudah tertolong. Sebab, kebanyakan mereka tertolong juga dalam bentuk beralih dari sektor formal ke informal.

"Ini memang tantangan untuk kuartal IV gimana kita bisa memaksimalkan sisa 1,5 bulan untuk menuju realisasi semaksimal mungkin dari belanja negara," kata dia.

Baca Selanjutnya: Pemerintah Harap Masyarakat Menengah Atas...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini