Tumbuh 238 Persen, Laba BRIsyariah Kuartal III 2020 Capai Rp190,5 Miliar

Senin, 26 Oktober 2020 14:56 Reporter : Anisyah Al Faqir
Tumbuh 238 Persen, Laba BRIsyariah Kuartal III 2020 Capai Rp190,5 Miliar BRI dan BRI Syariah Akselerasi Implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Bank BRIsyariah Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada triwulan III 2020, sebesar 238 persen menjadi Rp190,5 miliar. Capaian ini meningkat dibandingkan dengan triwulan III-2019.

"Peningkatan laba bersih BRI Syariah di triwulan III 2020 didukung oleh optimalisasi fungsi intermediasi yang diikuti dengan pengendalian beban biaya dana," kata Direktur Utama BRI Syariah, Ngatari, dalam siaran persnya, Jakarta, Senin (26/10).

Di sisi aset, BRIsyariah mencatatkan capaian sebesar Rp56 triliun pada periode yang sama. Meningkat 51,4 persen dibandingkan triwulan III-2019.

Hal yang sama juga terjadi pada pembiayaan dan dana murah yang mengalami peningkatan. Sampai triwulan III-2020 BRIsyariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp40 triliun. Tumbuh mencapai 57,9 persen (yoy).

Pertumbuhan pembiayaan ini ditopang segmen Ritel (SME, Mikro dan Konsumer) untuk memberikan imbal hasil yang lebih optimal. Secara rinci, pada triwulan III 2020, komposisi pembiayaan konsumer menjadi yang dominan dalam penyaluran pembiayaan di BRIsyariah.

Pembiayaan konsumer ini menjadi salah satu fokus penyaluran pembiayaan BRIsyariah karena memiliki risiko yang rendah. Sebab, kata Ngatari, pembiayaan konsumer ini berdasarkan asset based (KPR) dan Salary Based (pembiayaan multi guna).

Total pembiayaan konsumer yang disalurkan BRI Syariah hingga triwulan III 2020 mencapai Rp12,2 triliun atau tumbuh sebesar 53,77 persen (yoy). Sementara itu, pembiayaan mikro BRIsyariah juga memberikan kontribusi besar terhadap total pembiayaan di BRIsyariah. Penyaluran pembiayaan mikro BRIsyariah tercatat sebesar Rp10,9 triliun, tumbuh sebesar 185 persen (yoy).

Pembiayaan KUR yang masuk di segmen mikro mencatat pertumbuhan positif. Penyaluran KUR BRI Syariah di bulan September 2020 telah mencapai 95% dari target total di tahun 2020.

"Total target KUR BRI Syariah di tahun 2020 adalah Rp4,5 triliun. Alhamdulillah di bulan September 2020 kami telah menyalurkan Rp4,3 triliun. Artinya hampir tercapai 100% dari target," kata Ngatari.

Selain itu Dana Pihak Ketiga (DPK) BRIsyariah juga tumbuh 72,7 persen. Dalam penghimpunan dana, BRI Syariah fokus dalam meningkatkan dana murah (CASA).

Pada triwulan III 2020, BRIsyariah mampu meningkatkan CASA sebesar 135 persen (YoY). Peningkatan CASA ini bertujuan agar BRIsyariah dapat mengendalikan biaya dana (Cost of Fund).

"Dana Pihak Ketiga meningkat ditopang oleh pertumbuhan dana murah (giro dan tabungan) sejalan dengan strategi pengendalian beban biaya dana. Peningkatan dana murah yang mencapai mendorong penurunan biaya dana atau cost of fund," kata Ngatari.

Baca Selanjutnya: Genjot Kredit Lewat Digitalisasi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini