Tugas Erick Thohir ke Ahok dkk: Kurangi Impor Minyak dengan Berbagai Cara

Senin, 25 November 2019 13:14 Reporter : Dwi Aditya Putra
Tugas Erick Thohir ke Ahok dkk: Kurangi Impor Minyak dengan Berbagai Cara Erick Thohir. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengharapkan agar direksi dan komisaris baru di PT Pertamina (Persero) dapat membawa kinerja positif bagi perusahaan. Utamanya adalah dapat mengurangi impor minyak yang selama ini menyebabkan defisit neraca perdagangan.

"Jelas ya diceritakan Pak Erick bagaimana supaya Pertamina bisa mengurangi impor minyaknya dengan berbagai cara," kata Staf Khusus Bidang Komunikasi Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, Arya Sinulingga saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Senin (25/11).

Arya mengatakan, banyak alternatif yang sering disampaikan kepada Menteri BUMN kepada Pertamina untuk menekan impor minyak. Salah satunya seperti pembangunan kilang-kilang minyak baru, implementasi B30, dan menerapkan energi baru terbarukan

"Apapun itu intinya adalah bagaimana mengurangi impor," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Ahok Sah jadi Komisaris Pertamina

Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menetapkan dan mengangkat 1 direksi dan 3 komisaris baru PT Pertamina (Persero). Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) untuk komisaris Nomor 282/MBU/11/2019 dan Direksi melalui SK Nomor 283/MBU/11/2019.

Dengan ditetapkannya SK tersebut maka posisi Direktur Keuangan Pertamina saat ini diemban oleh Emma Sri Martani yang sebelumnya dia adalah Direktur Utama Telkomsel. Emma menggantikan Pahala Mansury yang kini ditunjuk sebagai Direktur Bank Tabungan Negara (BTN).

Kemudian untuk Komisaris Utama PT Pertamina ditempati oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok menggantikan posisi sebelumnya yang ditempati oleh Tanri Abeng.

Kemudian, untuk Budi Gunadi Sadikin ditetapkan sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina, menggantikan Arcandra Tahar. Lalu ada juga Condro Kirono yang dotetapkak sebagai komisaris baru menggantikan Gatot Trihargo.

"Jadi tadi sekitar jam 10 udah diadakan penyerahan keputusan dari menteri BUMN selaku RUPSLB ya PT Pertamina tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota direksi maupun dewan komisaris PT Pertamina. Untuk Pertamina ditetapkan 1 direktur dan 3 komisaris baru," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Fajriyah Usman saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta.

[idr]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini