TOD Adhi Karya tawarkan hunian kurangi penggunaan kendaraan pribadi

Rabu, 13 Desember 2017 12:33 Reporter : Idris Rusadi Putra
TOD Adhi Karya tawarkan hunian kurangi penggunaan kendaraan pribadi adhi karya. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kemacetan di kota besar seperti di Jakarta belakangan ini semakin parah. Naiknya jumlah kendaraan tidak sebanding dengan infrastruktur yang dibangun pemerintah yang membutuhkan waktu agak lama.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Departemen Transit Oriented Development (TOD) & Hotel menawarkan salah satu solusi atas problem perkotaan di Jakarta dan sekitarnya dengan menghadirkan LRT City. LRT City merupakan sebuah kawasan hunian dan komersial yang terintegrasi dan terkoneksi langsung dengan sistem transportasi massal light rail transit (LRT) Jabodebek.

LRT City mengusung konsep Transit Oriented Development dengan pendekatan pengembangan kota yang bersifat kompak, mengadopsi tata campuran (mixed-use), dan dilengkapi jaringan prasarana pejalan kaki dan sepeda. Selain itu, LRT City juga menawarkan alternatif transportasi umum lain yang dapat menjadi solusi pengurangan kendaraan pribadi yang masuk ke Jakarta.

Direktur Operasional II PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Budi Saddewa Soediro mengatakan, pihaknya telah menggandeng Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) yang menghubungkan kawasan yang dikembangkan ADHI dengan fasilitas umum lainnya. Tahapan awal kerja sama tersebut, badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mulai melakukan uji coba bertempat di halaman kawasan LRT City Bekasi Timur-Eastern Green.

Bus Transjabodetabek Premium ini melayani tujuan/rute dari LRT City Bekasi Timur-Eastern Green menuju Grand Paragon Jl. Gajah Mada, Jakarta Pusat. Untuk trayek ini Perum PPD menyiapkan Armada dengan fasilitas premium seperti kursi menghadap ke depan, full AC, free WiFi, seat belt, kursi sandar dan colokan listrik.

"Selain itu, LRT City Bekasi Timur-Eastern Green melengkapi fasilitas premium tersebut dengan adanya Park and ride dengan tarif parkir untuk para penumpang Rp 10.000 per hari apabila menunjukkan tiket Transjabodetabek Premium," katanya di Jakarta, Rabu (13/12).

Untuk jadwal dari rute ini di mulai dari LRT City Bekasi Timur-Eastern Green pukul 05.30 WIB, 05.45 WIB, 06.00 WIB dan Jadwal dari Grand Paragon dimulai pukul 15.30 WIB, 16.00 WIB, 16.30 WIB. Bus Transjabodetabek Premium ini akan langsung masuk tol dan keluar di depan Polda Metro Jaya dan demikian juga sebaliknya. Tarif dari Bus Transjabodetabek Premium ini sebesar Rp 25.000 per penumpang.

"Dalam upaya memberikan kemudahan bagi penghuni kawasan LRT City, ADHI akan mengintegrasikan sistem transportasi kawasan LRT City dengan beberapa fasilitas publik lainnya. Oleh karena itu, kami menjalin kerja sama dengan Perum PPD untuk pengadaan shuttle bus sehingga masyarakat yang tinggal di kawasan LRT City memiliki pilihan moda transportasi untuk menghubungkan kawasan LRT City dengan area-area bisnis lainnya," sambungnya.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono berharap, perpaduan moda antara LRT dengan bus dalam kawasan ini akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna transportasi massal. Dalam beberapa tahun mendatang, kawasan LRT City akan menjadi alternatif bagi masyarakat urban yang mencari hunian dengan kemudahan akses transportasi.

"Ini diharap dapat memindahkan dari penggunaan kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum dan target model share 60 persen angkutan umum pada tahun 2029 dapat tercapai," jelas Bambang. [azz]

Topik berita Terkait:
  1. Adhi Karya
  2. BUMN
  3. Perumahan
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini