Menghindari Penipuan Investasi

Tips terhindar dari investasi bodong

Jumat, 6 Maret 2015 09:00 Reporter : Novita Intan Sari
Tips terhindar dari investasi bodong uang hasil kejahatan. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Praktik investasi bodong seperti tidak pernah mati di Indonesia. Tidak terhitung sudah berapa banyak masyarakat terjebak dan rugi ratusan miliar Rupiah.

Hal ini menjadi ironi. Pasalnya, di saat kemampuan masyarakat untuk menabung semakin tinggi, namun tidak dibarengi dengan pengetahuan mumpuni.

Director of Business Development Manulife, Putut Endro Andanawarih mengatakan ada baiknya masyarakat kenali model investasi bodong agar tidak terjebak. Dia tidak memungkiri, praktik penipuan semakin merajalela.

"Apalagi iming-iming hasil yang banyak dalam waktu singkat serta bunga tinggi, banyak sekali di temui," ujarnya di Jakarta, Kamis (5/3).

Menurut dia, trik penawaran tentang program investasi bodong semakin menggiurkan. "Investasi yang memiliki tingkat pengembalian yang tinggi itu mempunyai tingkat risiko juga yang tinggi. Itu harus disikapi yang benar. Karena apa banyak investasi yang juga bodong," jelas dia.

Untuk itu agar bisa menanam uang menjadi nyaman dan terhindar dari modus investasi bodong, beberapa tips ini semoga dapat membantu.

1 dari 4 halaman

Perhatikan tingkat pengembalian atau hasil keuntungan yang dijanjikan

Ilustrasi Investasi. ©2014 Merdeka.com

Putut mengatakan sebelum menempatkan dana sebaiknya perhatikan tingkat kewajaran dari imbal hasil yang ditawarkan dalam produk investasi tersebut. Apalagi jika jauh melebihi rata-rata hasil keuntungan deposito, obligasi ataupun saham harus berhati-hati.

"Mencari return yang tinggi tapi karena investor baru tidak paham . Itu harus disikapi yang benar. Karena apa banyak investasi yang juga bodong. Kalau ada investasi pengembalian yang tinggi. Lihat resiko yang tinggi," jelas dia.

2 dari 4 halaman

Kenali dan pelajari produk investasi

Ilustrasi Investasi. ©2014 Merdeka.com

Sebaiknya mencari tahu terlebih dulu tentang bidang investasi, karakter produk, maupun risiko dari produk investasi yang ditawarkan. Terlebih harus lebih teliti menelaah tawaran investasi.

Tidak perlu membuat keputusan cepat untuk nasib keuangan masa depan anda. Jangan mudah terlena meski penawaran datang dari orang yang sudah dipercaya.

"Tanyakan kepada orang yang lebih paham bukan tanya ke teman karena ikut-ikutan," jelas Putut.

3 dari 4 halaman

Pastikan produk investasi memiliki izin

Ilustrasi Investasi. ©2014 Merdeka.com

Pastikan orang atau perusahaan yang menawarkan produk investasi memiliki izin sesuai dengan bidang atau bisnisnya. Selain itu, juga perlu memastikan produk tersebut terdaftar atau sesuai izin dari otoritas yang berwenang.

"Diawasi tidak oleh pemerintah, ada tidak undang-undang, itulah yang harus dilihat oleh investor. Selain itu perusahaan keuangan juga mewajibkan untuk melakukan edukasi, karena investor kita semakin pandai," ungkap Putut.

"Penerbit tadi diawasi sama regulator dalam hal ini OJK. Jadi kalau instrumen, diawasi tidak oleh OJK. Cara paling gampang cek di website. Ini merupakan satu keamanan oleh investor," jelas dia.

4 dari 4 halaman

Laporkan jika ada kecurigaan penipuan investasi

Ilustrasi Investasi. ©2014 Merdeka.com

Masyarakat diminta aktif menghubungi call center OJK jika ditemui kecurigaan akan investasi bodong. Hal ini juga diharapkan dapat menekan jumlah korban penipuan.

"Segera laporkan kepada pihak berwenang jika Anda mendapatkan tawaran investasi yang mencurigakan atau terlanjur menempatkan dana dalam investasi bodong," ungkap Putut. [bim]

Baca juga:
Untung mana main saham atau simpan uang di deposito?
Investasi paling cocok buat keluarga muda
Ini investasi paling cocok untuk gaji di bawah Rp 5 juta
Kapan waktu paling tepat mulai investasi?
Kenali cara memilih investasi aman dan minim risiko

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini