Tips agar pengajuan KPR pekerja freelance disetujui bank

Kamis, 2 Juni 2016 07:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Tips agar pengajuan KPR pekerja freelance disetujui bank

Merdeka.com - Siapa yang tak ingin punya rumah sendiri. Karena gaji pas-pasan, sering kali memiliki rumah idaman di perkotaan hanya menjadi mimpi belaka.

Persoalan gaji selalu menjadi alasan utama. Khawatir tak cukup, orang sering kali takut beli rumah. Sekarang buang jauh-jauh pikiran tersebut.

Ada cara atau tips untuk menyiasati itu semua. Meski gaji kecil, tetap saja bisa punya rumah. Bagaimana caranya, ya dengan mencicil tentunya. Setiap bank sekarang punya program kredit pemilikan rumah atau dikenal dengan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Namun, mengajukan pinjaman uang ke bank untuk KPR bukanlah hal yang sederhana. Anda harus siap dengan resiko penolakan apabila bank menilai bahwa Anda tidak memiliki kemampuan finansial yang memadai.

Hal inilah yang kerap menjadi pertanyaan bagi mereka yang bekerja paruh waktu atau freelance. Meski terkesan tidak memiliki pendapatan tetap, namun kini semakin banyak pekerjaan freelance yang memberikan penghasilan lebih dari cukup.

Seperti dikutip dari rumah.com, ada beberapa trik untuk meyakinkan pihak bank bahwa Anda adalah peminjam yang kredibel. Silakan diperhatikan.

1 dari 4 halaman

Riwayat pengeluaran bulanan

Naik gaji. ©huffingtonpost.com

Riwayat pengeluaran bulanan diperlukan untuk membuktikan bahwa Anda adalah pekerja produktif. Penghasilan mencukupi setiap bulannya.

Anda bisa menjelaskan kepada pihak bank bahwa pengeluaran sewa rumah dan konsumsi bulanan bisa tercukupi dari penghasilan. Pastikan bahwa Anda selalu bisa membayar uang sewa rutin setiap bulan.

Sebutkan juga cicilan lain yang mungkin Anda miliki seperti kartu kredit, cicilan kendaraan dan asuransi. Yakinkan mereka bahwa Anda bisa membayar semua pengeluaran bulanan tersebut tepat waktu.

2 dari 4 halaman

Uang tabungan

Ilustrasi tabungan. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Troyker

Untuk mencapai persetujuan KPR dari bank, Anda juga harus memiliki uang simpanan. Jelaskan bahwa selain cicilan dan pengeluaran bulanan, Anda juga masih memiliki uang sisa untuk ditabung setiap bulan.

Umumnya, peminjam harus memiliki uang simpanan dengan nominal total dua bulan pengeluaran. Misalnya jika satu bulan pengeluaran Anda mencapai Rp 3,5 juta maka miliki tabungan setidaknya Rp 7 juta.

Tapi ada baiknya juga memiliki simpanan empat sampai enam kali lipat untuk lebih meyakinkan mereka. Intinya semakin besar uang simpanan, akan semakin besar pula kemungkinan aplikasi KPR Anda disetujui.

3 dari 4 halaman

Total pemasukan setiap bulan

Ilustrasi tabungan. ©2016 Merdeka.com

Meski bekerja sebagai freelancer atau pegawai paruh waktu, Anda tentu memiliki gambaran pendapatan kasar setiap bulannya. Jumlahkan penghasilan Anda secara tahunan dan sampaikan kepada bank jumlah tersebut.

Jangan ragu juga melampirkan pendapatan dari sumber lain misalnya berjualan barang untuk dijelaskan kepada pihak bank.

Anda juga bisa melampirkan kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) atau kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan bahwa upah yang Anda dapat setiap bulan dapat dilacak dan sudah dipotong pajak.

4 dari 4 halaman

Pantang menyerah

Ilustrasi semangat bekerja. ©shutterstock.com/szefei

Kegagalan dalam pengajuan KPR adalah hal umum terjadi. Maka dari itu jangan mudah menyerah jika pengajuan pertama Anda ditolak oleh bank.

Terus berusaha sembari menambah pundi pundi tabungan Anda. Umumnya para pekerja kontrak atau freelancer yang baru bekerja dalam hitungan bulan masih dipertanyakan kredibilitasnya oleh pihak bank.

Tak kalah menarik:
Karyawan Garuda Indonesia bisa ambil KPR lewat Bank BTN
6 Hal yang mesti dipenuhi agar pengajuan KPR subsidi diterima bank
5 Penyebab pengajuan KPR ditolak bank meski syarat lengkap
Rumah murah sepi pembeli, pengembang keluhkan akad KPR bank sulit
Ini 6 masalah dalam penyaluran KPR yang merugikan konsumen
YLKI: Banyak konsumen dirugikan dari produk KPR perbankan
5 Cara kelola gaji Rp 2 juta bisa cicil KPR

[bim]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini