Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kapal Akhir Tahun di Kalimantan Meningkat 2 Kali Lipat

Senin, 30 Desember 2019 14:16 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kapal Akhir Tahun di Kalimantan Meningkat 2 Kali Lipat Jumlah Penumpang Kapal Laut di Banjarmasin Naik Dua Kali Lipat. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Transportasi laut ternyata masih menjadi primadona di kawasan Indonesia Tengah, khususnya di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin Kalimantan Selatan. Hal ini ditunjukan dengan adanya lonjakan kenaikan jumlah penumpang di pelabuhan tersebut pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dari tanggal 18 Desember hingga 29 Desember 2019 tercatat sebanyak 7.842 penumpang yang naik turun atau naik lebih dari 100 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu sebanyak 3.664 penumpang.

Penumpang turun atau yang datang dari Surabaya ke Banjarmasin berjumlah 4.002 orang, melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 1.658 penumpang. Sementara itu, penumpang naik atau yang pergi ke Surabaya juga mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun lalu yang hanya 2.006 orang menjadi 3.840 penumpang.

Selain itu, untuk hari puncak atau tanggal favorit kedatangan penumpang yaitu H-5 Tahun Baru atau 27 Desember sebanyak 554 penumpang. Sedangkan puncak penumpang yang berangkat adalah H-3 Natal atau 22 Desember yaitu sebanyak 478 penumpang.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banjarmasin, Capt Mugen S Sartoto, mengungkapkan ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya lonjakan penumpang. Salah satunya adalah mahalnya harga tiket pesawat.

"Faktor pertama yang jelas adalah tingginya harga tiket pesawat," kata dia, di Posko Natal dan Tahun Baru Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (30/12).

Faktor kedua adalah semakin terjaminnya kepastian jadwal kapal. Sehingga membuat penumpang memiliki estimasi waktu keberangkatan. "Jadi kan sekarang ini kita bisa melihat walaupun dia terlambat-terlambat tapi sedikit saja. Kemudian dia diupdate, kita bisa memberikan kepastian informasi secara lebih detail kepada para pengguna jasa," ujarnya.

Dan yang ketiga adalah semakin mudahnya akses untuk mendapatkan tiket. Hal ini membuat calo menjadi berkurang sehingga masyarakat jadi nyaman menggunakan transportasi kapal laut. "Saya harus mengakui kadang- kadang masih ada (calo). Tapi ketika itu (penjualan tiket) dilakukan online dan agen agen sudah tidak senakal dulu, itu yang membuat orang mulai milih (kapal laut)," tutupnya.

Penumpang di pelabuhan ini dilayani oleh 3 perusahaan dengan jumlah 5 kapal yang beroperasi. Harga tiket penumpang kisaran Rp300.000 dan untuk kendaraan roda empat mulai dari Rp1.800.000.

1 dari 1 halaman

Kemenhub Ramal Ada Kenaikan 1,1 Juta Penumpang Kapal Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan prediksi lonjakan penumpang pada Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Di mana, akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 1.191.786 orang atau sekitar 1,84 persen dari tahun sebelumnya.

"Kami mengantisipasi adanya lonjakan penumpang melihat dari tren tahun sebelumnya, sehingga diperlukan kesiapan agar perjalanan aman dan selamat," ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Wisnu Handoko, dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Jakarta, Kamis (21/11).

Lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 21 Desember pada periode pra-Natal, 28 Desember pada periode Natal dan Tahun Baru dan 4 Januari 2020 periode pasca Tahun Baru. Guna mengantisipasi jumlah lonjakan tersebut, Ditjen Perhubungan Laut telah menyiapkan 1.293 kapal dengan kapasitas sebanyak 3.415.838 penumpang.

Selain itu, Ditjen Perhubungan Laut juga akan melaksanakan pemantauan dengan menggelar Posko Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mulai tanggal 18 Desember 2019 sampai dengan 8 Januari 2020 di seluruh pelabuhan di Indonesia

"Terdapat 51 pelabuhan yang akan dipantau untuk melihat perkembangannya dari tahun ke tahun," imbuh Wisnu.

[bim]

Baca juga:
Cuaca Ekstrem Phanfone Hantui Mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020
Pertamina Kini Mampu Produksi Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Kapal
Kemenhub Temukan Alat Pemadam Kebakaran Tidak Berfungsi di Kapal Milik ASDP
Pelni Siapkan 26 Kapal Angkut Penumpang untuk Libur Natal dan Tahun Baru
Kemenhub Pastikan Asosiasi Kapal Sudah Siap Terapkan B30
Kemenhub Prediksi Penumpang Kapal Laut di Libur Natal Capai 1,2 Juta Orang

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini