Terungkap, Ini Strategi Kemendag Majukan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Indonesia

Kamis, 11 Agustus 2022 14:37 Reporter : Idris Rusadi Putra
Terungkap, Ini Strategi Kemendag Majukan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Indonesia Mendag Zulkifli Hasan. istimewa ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan terus mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) santri naik kelas. Salah satu caranya dengan menandatangani nota kesepahaman dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf.

"MoU ini merupakan sinergi untuk mengembangkan dan memberdayakan ekonomi umat. Salah satunya, agar UMKM santri naik kelas," ujar Mendag dikutip dari Antara, Kamis (11/8).

Mendag menuturkan, pada 2021, UMKM berkontribusi dominan terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan menyerap sebagian besar tenaga kerja. Kata Mendag, UMKM adalah tulang punggung perekonomian yang perlu didukung dari berbagai lini, agar naik kelas demi memperkuat perekonomian Indonesia.

"Dalam mendukung kemajuan UMKM, Kementerian Perdagangan memiliki berbagai fasilitas berupa program pembinaan, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas SDM, kapasitas bisnis, dan akses pasar UMKM," ungkap Mendag.

Mendag menyebutkan beberapa strategi Kementerian Perdagangan untuk memajukan UMKM. Pertama, mendukung percepatan digitalisasi dengan menargetkan seribu pasar dan satu juta pedagang UMKM termasuk warung pangan di seluruh Indonesia.

Kedua, menyediakan ruang usaha dan/atau ruang promosi untuk pemasaran produk dalam negeri, paling sedikit 30 persen dari luas area pusat perbelanjaan. Ketiga, mendukung target program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) sehingga banyak UMKM bergabung platform digital.

2 dari 2 halaman

Fasilitasi Pelaku UMKM

Sebagai upaya mendorong UMKM naik kelas, Kementerian Perdagangan juga memfasilitasi pelaku UMKM melalui berbagai program.

Antara lain bimbingan teknis pengembangan dan desain produk, pelatihan, serta pendampingan untuk menjadi UKM ekspor; percepatan akses pasar melalui berbagai kegiatan promosi di dalam negeri dan luar negeri baik secara daring di lokapasar maupun secara luring; serta bantuan sarana perdagangan berupa perbaikan warung kelontong mart dan pesantren mart.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf meyakini, nota kesepahaman tersebut cukup menarik dan dapat segera diwujudkan. "Dengan memotong rantai distribusi, UMKM santri dapat tumbuh, bahkan memperluas akses pasar," jelas Staquf. [idr]

Baca juga:
Menteri Sri Mulyani Dorong Pemda Alokasikan Anggaran Berdayakan UMKM
Dukungan Kemenkeu untuk UMKM, Bebaskan Pajak Hingga Pemberdayaan
Presiden Jokowi Minta Penyaluran KUR Tembus Rp 320 T di 2024
Menteri Sri Mulyani Beberkan Bantuan untuk UMKM Selama Pandemi Covid-19
Dorong UMKM Tembus Ekspor, Ditjen Bea Cukai Buka Klinik Pelatihan
Hadapi New Normal, Start Up Ini Rilis Aplikasi untuk Permudah UMKM Belanja dari Rumah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini