Terungkap, Ini Penyebab Jalan Tol Pondok Aren-Serpong Kerap Banjir saat Hujan Deras

Rabu, 5 Oktober 2022 16:00 Reporter : Merdeka
Terungkap, Ini Penyebab Jalan Tol Pondok Aren-Serpong Kerap Banjir saat Hujan Deras Banjir. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian, menyoroti bencana banjir yang terjadi di sejumlah ruas tol Jabodetabek saat musim hujan ini. Salah satunya di ruas Tol Pondok Aren-Serpong Km 8+500 yang kembali tergenang air pada Selasa (4/10) kemarin.

Hedy mengatakan, tingkat genangan tertinggi di jalan tol berada pada ketinggian 53 cm untuk arah Serpong, dan 37 cm arah Jakarta. Itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

"Kejadian ini (banjir di Tol Pondok Aren-Serpong Km 9) sebenarnya sudah yang keempat kali. Cuma kemarin itu cukup tinggi, sehingga lalu lintas terhambat meski kita bisa mengaktifkan satu lajur," terang Hedy di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (5/10).

Dia lantas menceritakan sejarah pembangunan Tol Pondok Aren-Serpong pada 1999, di mana kala itu wilayah sekitar masih berupa area rawa dan belum banyak dipadati pemukiman.

"Kita perlu menginformasikan pada publik, yang pertama bahwa mengingatkan kembali Tol Pondok Aren-Serpong dibuka tahun 1999, dalam kondisi aslinya di sekitar Km 8+500 daerah tangkapan air, rawa-rawa, cukup besar," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Penggunaan Lahan

Seiring penggunaan lahan yang yang semakin luar biasa, pada 2007 terpantau mulai adanya peningkatan muka air di titik Km 8+500 Tol Pondok Aren-Serpong. Hedy menjelaskan, ini dipicu semakin berkurangnya daerah penyerapan air, dan adanya penyempitan Kali Cibenda.

"Penyebab banjir di tol, kalau tidak meluapnya sungai atau drainase yang jelek. Untuk di Tol Serpong itu kapasitas sungai (Kali Cibenda) dulu 9 meter, sekarang tinggal 4,5 meter saja," jelasnya.

Kementerian PUPR bekerjasama dengan pemda setempat sudah melakukan upaya konstruksi untuk memitigasi banjir. Namun, proyek itu justru semakin mempersempit lebar kapasitas sungai.

"Dinas pekerjaan kabupaten sedang melakukan pembuatan tanggul. Karena metode konstruksinya jadi (lebar sungai) makin menyempit, walaupun sifatnya hanya sementara," ujar Hedy.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
YLKI Minta Pengelola Gratiskan Tarif Tol yang Terendam Banjir
Lepas 3 Ruas Tol ke INA, Hutama Karya Bakal Kantongi Rp34 Triliun
Bocoran Tarif Tol Cibitung-Cilincing dan Serpong-Balaraja
Viral Marah-Marah saat Tilang Pengendara, Anggota Polsek Cijeruk Diperiksa Propam
Progres Pembangunan Tol Semarang-Demak Capai 94 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Menteri PUPR Ingin Jalan Tol Cisumdawu Seksi 1-4 Beroperasi Jelang Libur Nataru 2022
Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 Capai 93 Persen, Begini Penampakannya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini