Terungkap Cita-Cita Bill Gates Jika Sekarang Masih Muda

Jumat, 28 Juni 2019 07:00 Reporter : Merdeka
Terungkap Cita-Cita Bill Gates Jika Sekarang Masih Muda Bill Gates. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Miliuner Bill Gates menjawab pertanyaan soal apa yang akan dia lakukan jika usianya masih 20-an. Ternyata, pilihan kariernya tidak jauh-jauh dari industri teknologi.

Dalam dialog Economic Club of Washington, D.C., Bill Gates membahas pentingnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam memahami berbagai permasalah di dunia. Dia percaya AI bisa menjadi solusi.

Dengan AI itulah Bill Gates bercita-cita ingin mengajarkan cara membaca ke komputer. Tujuannya agar komputer bisa membantu menyelesaikan masalah dunia lewat banyak membaca. Menurut dia, perkembangan AI dalam area tersebut masih terbilang mandek.

"Melihat latar belakang saya, saya akan mendirikan perusahaan AI yang tujuannya bisa mengajari komputer cara membaca, sehingga mereka bisa menyerap dan memahami segala ilmu pengetahuan di dunia," ujar Bill Gates seperti dikutip CNN Business.

Masalah lain dalam perkembangan AI adalah teknologi itu dianggap bisa menghilangkan lapangan kerja. Bill Gates justru tidak terlalu khawatir mengenai kekhawatiran itu.

Menurut Bill Gates, kehadiran AI justru bagus karena produktif dan bisa memberikan waktu tambahan manusia masyarakat. Hanya saja, masyarakat memang butuh waktu untuk menyesuaikan.

"Pertambahan produktivitas yang datang dari AI akan menciptakan dilema tentang apa yang harus orang-orang lakukan dengan waktu ekstra tersebut. Meski demikian perlu ada penyesuaian yang terjadi," ujar dia.

Sebelumnya, Bill Gates dikenal sebagai salah satu orang paling sukses saat ini dan kreator sistem operasi paling populer di dunia, yakni Windows. Namun, bukan berarti dia tidak memiliki kesalahan dalam karir gemilangnya tersebut.

Dalam sebuah wawancara terbaru di ajang Village Global, dia mengungkapkan salah satu kesalahan fatal yang dilakukan Microsoft dan nyatanya masih terus disesali hingga saat ini.

Dikutip dari Independent, kesalahan yang dimaksud Gates adalah membiarkan Google merilis Android. Menurut dia, di dunia software terutama untuk platform tertentu menganut sistem pasar yang winner-takes-all.

"Kesalahan terbesar adalah...kesalahan manajemen apa pun yang berhubungan dengan saya sehingga Microsoft tidak seperti Android," tuturnya.

Gates sendiri mengatakan hal itu bukannya tanpa alasan. Sebab sejak lama, Microsoft merupakan perusahaan yang sangat unggul di bidang software, terutama sistem operasi.

"Itu dia, Android merupakan platform ponsel standar saat ini--non Apple. Sesuatu hal yang sebenarnya wajar dimenangkan oleh Microsoft," tuturnya.

Namun ketika itu, Microsoft memang tidak fokus ke perangkat mobile, utamanya perangkat dengan layar sentuh. Meski menyesal, Bill Gates tetap menyebut Microsoft sebagai perusahaan yang sangat kuat saat ini.

Hanya Gates mengandaikan jika tidak ada kesalahan tersebut, Microsoft akan menjadi 'perusahaan terkemuka', tidak sekadar 'salah satu perusahaan terkemuka'.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Bill Gates
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini