Traveloka Dapat Hak Penamaan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

Minggu, 15 September 2019 18:34 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Traveloka Dapat Hak Penamaan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Bandara Soekarno-Hatta. ©2017 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Traveloka secara resmi memperkenalkan Terminal 2 Traveloka Bandara Soekarno-Hatta, sebagai terminal bandara kolaboratif pertama di dunia. Traveloka mendapat hak penamaan juga hak untuk menyediakan berbagai pelayanan dan instalasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna Terminal 2 dengan mengangkat filosofi tradisional dengan sentuhan teknologi modern.

CMO Transport Traveloka, Dionisius Nathaniel, mengatakan Traveloka secara bertahap juga berupaya menyediakan layanan eksklusif namun dapat diakses dengan mudah bagi para pengguna, seperti lounge, check-in counter khusus dan masih banyak lagi yang akan dikembangkan secara bertahap.

"Traveloka percaya bahwa bandara merupakan pintu gerbang dari perjalanan yang akan mengantarkan pengguna kepada banyak pengalaman yang tak terlupakan, terlebih lagi pengalaman di bandara juga merupakan hal yang tak kalah penting dari perjalanan itu sendiri," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (15/9).

Nantinya pengguna Terminal 2 dapat memberikan masukan atau ide guna menghadirkan pengalaman bandara yang lebih menarik, nyaman, dan tak terduga. Kolaborasi dengan pengguna ini merupakan faktor terpenting untuk bersama-sama mewujudkan pengalaman terbaik bagi pengguna saat berada di bandara.

"Kami memiliki misi untuk memperkaya kehidupan seseorang dengan pengalaman dan traveling adalah salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut. Dalam waktu dekat, para pengunjung bandara akan kami ajak untuk kolaborasi memberikan masukan, ide, serta terlibat langsung dalam pengembangan konsep 'Gateway to Experiences' ini," jelasnya.

Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta yang kini telah berusia 27 tahun, termasuk dalam daftar 20 bandara tersibuk di dunia. Bandara yang didesain khusus dengan menggabungkan unsur tradisional dan modern ini, setiap tahun dapat mengakomodasi hingga 63 juta penumpang. [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini