Terima Anggaran Kedua Terbesar di 2021, Kemenhan Diminta Tak Hanya Beli Alutsista

Selasa, 29 September 2020 21:04 Reporter : Dwi Aditya Putra
Terima Anggaran Kedua Terbesar di 2021, Kemenhan Diminta Tak Hanya Beli Alutsista alutsista HUT TNI ke 74. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di 2021 sebesar Rp137 triliun. Anggaran ini menjadi terbesar kedua setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) yang mencapai Rp149,6 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengharapkan anggaran kementerian yang dipimpin oleh Prabowo Subianto tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya. Setidaknya, anggaran diberikan tidak digunakan hanya untuk pembelian alutsista namun juga untuk kesejahteraan prajurit.

"Kemenhan Rp137,3 triliun kedua terbesar kita berharap untuk tidak hanya alutsista tapi kebutuhan, kesejahteraan dari prajurit akan semakin diperhatikan," katanya dalam video conference di Jakarta, Senin (29/9).

2 dari 2 halaman

10 K/L Penerima Anggaran Terbesar 2021

penerima anggaran terbesar 2021

Sebelumnya, Sri Mulyani memaparkan 10 kementerian lembaga dengan anggaran terbesar di 2021. Pertama tertinggi adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) dengan jumlah Rp Rp149,6 triliun.

"Belanja KL memiliki peran penting dalam pemulihan ekonomi dan memperbaiki kondisi sosial serta kesehatan. Kementerian PUPR juaranya tahun depan kenaikan anggarannya mencapai Rp149,8 triliun," ujarnya, Jumat (14/8).

Menteri Sri Mulyani mengatakan anggaran Kementerian PUPR banyak mengalami pemotongan tahun ini. Sehingga tahun depan membutuhkan anggaran besar dalam menjalankan pembangunan infrastruktur.

"Kita lihat tahun 2019 itu Rp100 triliun tahun ini dipotong sampai Rp75,6 triliun dan untuk itu kompensasinya tahun depan untuk program-program yang mengalami penundaan akan dikejar di tahun depan," katanya.

Kementerian kedua adalah Kementerian Pertahanan dengan anggaran Rp137 triliun. Anggaran tersebut naik dari tahun ini yang sebesar Rp117,9 triliun. Kemudian untuk Polri Rp112 triliun, naik dari tahun ini Rp92,6 triliun.

Untuk Kemensos Rp92,8 triliun memang turun dari tahun ini Rp104,4 triliun tetapi akan tetap besar namun lebih kepada penerima bantuan. Kementerian selanjutnya adalah Kementerian Kesehatan akan mengalami kenaikan cukup tajam dari tahun ini Rp78,5 triliun di tahun depan akan Rp84,3 triliun.

"Lalu Kemendikbud juga akan meningkat cukup tajam 2019 Rp34,5 triliun, melonjak 2 kali lipat di 2020 dan tahun depan Rp81,5 triliun. Kementerian Agama juga meningkat dari Rp42,4 triliun menjadi Rp67 triliun," paparnya.

Selanjutnya, Kementerian Perhubungan juga mengalami kenaikan dari Rp32,7 triliun menjadi Rp45,7 triliun. "Kementerian Keuangan ini termasuk BLU kelapa sawit, karena program B20 dan termasuk dana pengelolaan LPDP mencapai Rp43,3 triliun dan kemudian Kementerian Pertanian sebesar Rp21,8 triliun dari Rp14 triliun ini untuk food estate," tandasnya.

Baca juga:
Tanggapan Sri Mulyani Soal PMN Rp20 T ke BPUI Dikaitkan pada Kasus Jiwasraya
Menteri Sri Mulyani Pastikan Tetap Ada Insentif Pajak di 2021 Demi Pulihkan Ekonomi
RAPBN 2021 Dirancang untuk Antisipasi Jika Ekonomi Melambat Akibat Pandemi
Sah, DPR Setujui RUU APBN 2021 Jadi Undang-Undang
Sri Mulyani Sebut RAPBN 2021 Didesain Lindungi Semua Masyarakat dari Imbas Corona
Naik 19,4 Persen, Anggaran Kemenparekraf di 2021 Disepakati Rp4,9 Triliun
Komisi II Setujui Pagu Anggaran Kementerian PANRB Rp277,7 Miliar di 2021

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini