Terganggu asap, pengusaha Malaysia gugat Indonesia Rp 1,3 triliun

Jumat, 23 Oktober 2015 12:56 Reporter : Idris Rusadi Putra
Asap di Malaysia. ©newshopper.sulekha.com

Merdeka.com - Seorang pengusaha Malaysia, Gunasekaran membuat laporan ke polisi dan meminta ganti rugi pada Indonesia karena memburuknya kabut asap. Tak tanggung-tanggung, dana ganti rugi yang diminta mencapai USD 100 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun.

"Jika saya memenangkan kasus ini, saya akan menyumbangkan uangnya ke sekolah yang membutuhkan serta organisasi amal," ucap Gunasekaran seperti dilansir Thestar, Jumat (23/10).

Ayah dari tiga anak yang berasal dari Taman Kempas, Johor Baru ini membuat laporan ke kantor polisi di Kepala Batas, Penang, Rabu (21/10) lalu. Laporan ini dibuat karena Gunasekaran sudah muak dengan kabut asap yang melanda negaranya. Dia dan keluarga mengaku kesulitan bernapas karena banyaknya asap.

"Saya serius soal laporan saya karena telah mengganggu kesehatan anak anak saya serta masyarakat lainnya," katanya.

"Saya juga berencana membawa masalah ini ke Mahkamah Internasional dan ingin menggugat Indonesia USD 100 miliar," tambahnya.

Gunasekaran mengatakan, jika tidak menggugat Indonesia, maka bencana ini akan terulang lagi di tahun depan. Dia ingin memberi pelajaran pada pemerintah Indonesia agar bisa menjaga hutan.

"Ini tidak bisa dianggap enteng karena ribuan anak-anak tidak sekolah karena memang sekolahnya tutup karena asap." [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini