Telkom Soal Saham GoTo Anjlok: Lazim, Tahun Lalu Kami Raup Unrealized Gain Rp 2,5 T

Senin, 16 Mei 2022 11:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Telkom Soal Saham GoTo Anjlok: Lazim, Tahun Lalu Kami Raup Unrealized Gain Rp 2,5 T Gojek dan Tokopedia Bentuk GoTo. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk terkoreksi cukup dalam belakangan ini. Telkom Group, sebagai salah satu pemegang saham, menilai dinamika harga saham merupakan hal yang lazim terjadi.

Senior Vice President, Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza mengatakan, harga saham bisa turun dalam namun bisa juga melonjak cukup tinggi, sesuai dengan kondisi pasar baik itu global maupun regional. Naiknya turunnya harga saham dipercaya akan membuat potensi capital gain ataupun capital lost.

"Dinamika harga saham merupakan suatu yang lazim terjadi. Seperti misalnya tahun lalu, kami mencatatkan unrealized gain atas investasi GoTo sebesar Rp2,5 triliun. Namun kini bisa terjadi unrealized loss," ujar Reza seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (16/5).

Reza menegaskan, ketika Telkom Group mengambil keputusan untuk berinvestasi di suatu perusahaan, tidak semata-mata hanya mempertimbangkan aspek untung rugi semata. Tetapi juga mempertimbangkan aspek yang lebih besar luas lagi, seperti sinergi dalam upaya membangun ekosistem digital nasional yang lebih besar, salah satunya melalui investasi Telkom Group di GoTo.

Dengan investasi Telkom Group di GoTo, diyakini akan menciptakan kolaborasi dan sinergi yang sangat bagus seperti menghadirkan program khusus untuk Mitra Gojek serta easy onboarding merchant Mitra Gojek menjadi reseller Telkomsel, akses mudah untuk reseller melalui GoShop, dan fitur keamaman seperti number masking.

Merger Gojek-Tokopedia diharapkan semakin memperkuat investasi Telkomsel di Gojek untuk menjadi solusi digital yang lengkap dengan nilai sinergi value yang cukup tinggi.

"Telkomsel juga memberikan solusi kepada pengemudi dan merchant Gojek untuk meningkatkan engagement melalui penggunaan layanan digital connectivity dan platform advertising Telkomsel. Sehingga dengan adanya program sinergi ini, kami berharap akan tercipta nilai tambah (value creation) yang berkelanjutan baik bagi Telkom, GoTo dan Indonesia di masa depan," kata Reza.

2 dari 2 halaman

Kenaikan Suku Bunga The Fed Buat Gejolak Pasar Saham Dunia

bunga the fed buat gejolak pasar saham dunia

Kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) atau 0,50 persen membuat indeks seluruh saham global mengalami tekanan jual.

Investor baik itu di Indonesia maupun global berbondong-bondong melepaskan sahamnya dan beralih mengkonversi uangnya ke dolar Amerika. Saham yang banyak dilepas oleh investor saat ini adalah emiten di perusahaan teknologi.

Bahkan Softbank melalui investasinya Vision Fund mencatatkan kerugian rekor kerugian USD 27 miliar atau Rp395 triliun akibat penurunan harga saham efek dari kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga acuannya pekan lalu. Sahamnya pun ditutup anjlok 11 persen jika dibandingkan harga saham bulan lalu.

Saham perusahaan teknologi di Indonesia juga mengalami nasib yang mirip dengan investasi yang dilakukan oleh Softbank. Emiten bank digital seperti Bank Jago (ARTO) dan market place seperti BukaLapak (BUKA) dan Gojek Tokopedia (GOTO) mengalami koreksi yang cukup dalam.

Meski mengalami koreksi, Reza meyakini prospek industri digital di Indonesia masih cukup menjanjikan. Dengan penetrasi masyarakat akan layanan digital yang masih rendah, membuat potensi industri digital di Indonesia berpotensi untuk terus meningkat.

[bim]

Baca juga:
Miliarder Asal Hong Kong Ini Kecipratan Untung dari IPO GoTo
Sandiaga Uno Gurau Minta Nadiem Bagi-bagi Untung dari GoTo
Canda Airlangga, Nadiem Makarim Harus Lapor Harta Imbas Kenaikan Aset GoTo
Presiden Jokowi Soroti GoTo Bagi Saham ke Driver
Partisipasi Investor Ritel dalam IPO GoTo Raih Rekor Tertinggi
GoTo IPO, Menko Airlangga: Mendikbud Pionirnya Sekaligus Nanti Lapor Peningkatan Aset
Dapat Dana Segar Rp15,8 T dari IPO, Begini Rencana Kerja GoTo

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini