Tekan Impor, Pupuk Indoensia Kaji Pembangunan Pabrik Pupuk Kieserit

Jumat, 11 Juni 2021 14:00 Reporter : Idris Rusadi Putra
Tekan Impor, Pupuk Indoensia Kaji Pembangunan Pabrik Pupuk Kieserit Pupuk Indonesia. istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Petrokimia Gresik bersepakat untuk melakukan kajian pembangunan pabrik pupuk kieserit (mineral magnesium sulfat) bersama dengan PT Polowijo Gosari Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dan Direktur Utama Polowijo Gosari Indonesia Deddy Harnoko Sucahyo, serta disaksikan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dan Senior Advisor Polowijo Gosari Indonesia, Soegiharto.

Bakir mengatakan, pendirian pabrik pupuk kieserit memiliki potensi yang sangat besar bagi seluruh pihak yang terlibat, baik Pupuk Indonesia, Polowijo Gosari Indonesia, serta Petrokimia Gresik selaku anak perusahaan.

"Kajian pendirian pabrik pupuk kieserit ini sejalan dengan upaya transformasi bisnis Pupuk Indonesia untuk melakukan diferensiasi usaha, serta sesuai dengan visi untuk menjadi perusahaan penyedia nutrisi tanaman dan solusi pertanian berkelanjutan," jelas Bakir dikutip dari Antara, Jumat (11/6).

Menurutnya, potensi pasar pupuk kieserit masih sangat besar mengingat saat ini kebutuhannya di Indonesia banyak dipenuhi melalui impor. Dia berharap kerja sama ini dapat bersifat jangka panjang mengingat masih banyak pasar potensial yang perlu diisi melalui produk pupuk seperti ini.

"Peluangnya besar, dan kita juga bisa kembangkan produk pupuk lain," kata Bakir.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan dalam MoU tersebut, pihak Petrokimia Gresik dan Polowijo Gosari Indonesia akan melakukan kajian bersama dalam empat aspek, yakin aspek pasar, aspek teknis, aspek ekonomi, serta aspek lokasi. Proses kajian ini ditargetkan selesai setelah dua tahun.

Dwi mengungkapkan bahwa pasar pupuk kieserit di Indonesia masih terbuka lebar, karena belum banyak pemain atau produsen pupuk kieserit di Indonesia. “Terutama untuk pasar perkebunan kelapa sawit,” kata Dwi.

Baca Selanjutnya: Maksimalkan Sumber Daya...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pupuk Indonesia
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini