Tantangan Ekspor Kopi RI, Produksi Rendah Hingga Lahan Terbatas

Sabtu, 21 November 2020 17:46 Reporter : Anisyah Al Faqir
Tantangan Ekspor Kopi RI, Produksi Rendah Hingga Lahan Terbatas Kopi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni P Joewono mengatakan kopi nusantara banyak diminati pecinta kopi lantaran memiliki rasa yang unik. Sebab biji kopi di setiap daerah memiliki rasa yang berbeda sesuai dengan jenis tanah wilayah tersebut.

Indonesia menjadi negara ke-4 terbesar di dunia sebagai pengekspor kopi. Bahkan kopi jenis arabika di dunia 17 persen berasal dari Indonesia.

"Varietas kopi Indonesia unik. Kita pernah hadir di berbagai festival kopi seperti di Atlanta, semua ini diapresiasi oleh penggemar kopi dunia," kata Doni dalam acara Dialog Kopi: Kulak Kulik Nikmatnya Bisnis Kopi, Jakarta, Sabtu, (21/11).

Hanya saja, produktivitas kopi nusantara masih rendah. Ekspor kopi nusantara juga masih dalam bentuk biji. Sehingga belum memiliki nilai tambah dan kurang bisa bersaing di pasar global.

"Ekspor kita ini masih dalam bentuk bean (biji) bukan roaster (sangrai), jadi kurang bersaing," kata dia.

Selain itu, biaya ekspor produk kopi nusantara juga masih mahal karena agregatornya belum banyak. Sebab, petani kopi yang ada di Indonesia juga belum memiliki lahan yang terbatas dan bekerja sendiri-sendiri.

Doni mengatakan perlu strategi khusus untuk meningkatkan produksi dan kualitas dari kopi nusantara. Untuk itu, dalam hal ini Bank Indonesia mengambil peran untuk melakukan konsolidasi di bisnis kopi nusantara.

Mulai dari konservasi lahan, pengenalan teknologi pengupasan biji kopi sampai melibatkan para pakar untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada para petani kopi. "Banyak yang kita lakukan di situ, supaya ini bukan hanya domestik tapi juga nusatara," kata dia.

Selain itu, Bank Indonesia juga memperkenalkan petani kopi kepada para investor. Tujuannya untuk memasarkan produk kopi nusantara ke pasar global. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini