Tanggapan Kementan Soal Kepala Desa di Aceh Utara Ditahan Gara-gara Jual Benih Padi

Senin, 29 Juli 2019 14:06 Reporter : Anggun P. Situmorang
Tanggapan Kementan Soal Kepala Desa di Aceh Utara Ditahan Gara-gara Jual Benih Padi

Merdeka.com - Polda Aceh menahan Kepala Desa Meunasah Rayeuk Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Tgk Munirwan setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus jual beli benih padi IF8 tanpa izin. Benih padi itu sekarang belum dilepas varietasnya dan tidak ada label.

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian Fadjry Djufry membenarkan tindakan tersebut melanggar Undang no 12 tahun 1992 mengenai Sistem Budidaya Tanaman, di antaranya pasal 12.

"Dalam pasal itu diatur, varietas hasil pemuliaan atau introduksi dari luar negeri sebelum diedarkan terlebih dahulu dilepas oleh Pemerintah. Varietas hasil pemuliaan atau introduksi yang belum dilepas sebagaimana dimaksud dilarang diedarkan," ujar Fadjry kepada merdeka.com, Jakarta, Senin (29/7).

Fadjry mengatakan, meskipun temuan Kepala desa tersebut merupakan inovasi namun harus tetap memiliki izin jika ingin diperjualbelikan. Hal ini pun menjadi pelajaran bagi semua pihak yang memiliki suatu temuan baru.

"Walaupun hal tersebut dianggap sebagai hasil pemuliaan perorangan petani kecil dalam negeri, tetap saja kalau diperjual belikan terlebih dahulu harus didaftarkan dan juga disertifikasi sebagai benih sebar," jelasnya.

Dia menegaskan, varietas hasil pemuliaan yang dilakukan oleh perorangan petani kecil tetap harus diberi nama yang menunjukkan tempat kegiatan pemuliaan dilakukan. Kemudian, varietas hasil pemuliaan yang dilakukan oleh perorangan petani kecil wajib didaftar oleh dinas yang melaksanakan sub urusan pemerintahan di bidang tanaman pangan, perkebunan, atau peternakan.

Pelepasan varietas yang selanjutnya disebut pelepasan adalah pengakuan pemerintah terhadap suatu varietas hasil pemuliaan di dalam negeri atau introduksi dari luar negeri yang menyatakan bahwa varietas tersebut merupakan varietas unggul yang dapat diedarkan.

"Selain itu sertifikasi varietas juga merupakan jaminan kepastian terhadap konsumen dalam hal ini petani atas karakter atau sifat unggul tanaman yang digunakannya," tandas Fadjry. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini