Tak Mau Uang Diatur Pemerintah, Miliuner Marah & Protes Wacana Pajak Tambahan

Jumat, 8 November 2019 08:00 Reporter : Merdeka
Tak Mau Uang Diatur Pemerintah, Miliuner Marah & Protes Wacana Pajak Tambahan Ilustrasi orang kaya. ©2019 Merdeka.com/Pexels

Merdeka.com - Miliuner asal Amerika Serikat (AS), Leon Cooperman (76) marah besar terhadap wacana pajak kekayaan yang digulirkan senator sekaligus kandidat Capres Amerika Serikat (AS) Elizabeth Warren. Pajak ultra-millionaire itu nantinya mewajibkan para orang kaya membayar pajak tambahan sebesar 3 persen tiap tahun.

Meski pajak itu dikatakan demi pendidikan dan kesehatan, menurut Cooperman, tindakan Elizabeth Warren bertentangan dengan prinsip American Dream. Dia menyebut miliuner berhak mengelola dan menyumbang sendiri harta mereka.

"Saya mau menyumbangkan kekayaan saya, tetapi saya mau mengontrol keputusannya. Saya tidak mau pemerintah membagi-bagikan uang saya," ujar Cooperman seperti dikutip CNBC.

Miliuner itu juga berkata bahwa pajak kekayaan sebagai kebijakan yang bangkrut secara moral dan sosial. Dia mengkritik Senator Elizabeth Warren yang terkesan anti-orang kaya.

Sebab, Cooperman menyebut dunia menjadi tempat yang lebih baik berkat adanya miliuner seperti Bill Gates dan Michael Bloomberg. Dia pun menyindir program Warren yang dianggap mencari simpati saja.

"Pada dasarnya ini mencoba mencari perhatian masyarakat dengan cara menjanjikan barang-barang gratis," ucap miliarder itu.

Pertikaian antara dua pihak pun sudah berlangsung beberapa lama. Cooperman pun mengaku siap untuk dipertemukan dengan Elizabeth Warren.

1 dari 2 halaman

Respons Kubu Elizabeth

Kubu Elizabeth Warren pun merespons kritik sang miliuner dengan berkata bahwa pria itu hanya peduli dengan kekayaannya saja.

Via Twitter, dia juga menyindir investasi Cooperman di perusahaan yang menyediakan utang bagi mahasiswa.

"Satu hal yang saya ketahui bahwa dia peduli pada kekayaannya. Ia adalah pemegang saham di Navient, perusahaan penyedia utang mahasiswa yang telah mencurangi nasabah dan menggunakan taktik-taktik yang abusif dan menyesatkan," ujar Elizabeth Warren.

Lebih lanjut, Warren berjanji akan terus memperjuangkan pajak orang kaya demi membantu pendidikan yang setara. Dia mengaku tidak takut menghadapi para orang-orang kaya.

"Saya tidak takut untuk berhadapan melawan orang-orang kaya dan yang punya koneksi," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Kekayaan Leon

Berdasarkan data Forbes, Leon Cooperman memiliki kekayaan USD 3,2 miliar atau setara Rp44,8 triliun (USD 1 = Rp14.010).

Ia pernah bekerja di bawah Goldman Sachs dan memiliki perusahaan investasinya sendiri, yakni Omega Advisors yang tutup pada tahun lalu.

Berdasarkan wacana pajak kekayaan Elizabeth Warren, maka Cooperman wajib membayar tiga persen pajak untuk pajak kekayaan karena aset yang ia punya di atas USD 1 miliar.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Milenial Sangat Berpotensi jadi Generasi Paling Kaya Raya
Siapa Sangka, Miliuner India Ini Pernah Kerja di Jawa Timur
Daftar Terbaru 10 CEO Terbaik Dunia
Harga Rumah Para Miliarder Dunia, Ada yang Sampai Rp1.000 Triliun
Dulu Uangnya Hanya Cukup Buat Makan, Sekarang 4 Orang ini Kaya Raya
Orang Kaya Ini Sumbang Harta Rp703 Miliar untuk Siswa Kurang Mampu

Topik berita Terkait:
  1. Orang Terkaya
  2. Pajak
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini