Tak lagi ditanggung APBN, Anggaran TEI 2017 dibiayai pihak swasta

Selasa, 19 September 2017 16:24 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Tak lagi ditanggung APBN, Anggaran TEI 2017 dibiayai pihak swasta Trade Expo Indonesia 2016. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan, Arlinda menegaskan, pembiayaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-32 tahun ini murni ditanggung oleh pihak swasta. Sebab, pemerintah sudah membiayai pelaksanaan pameran TEI sebelumnya.

"Beberapa tahun lalu pemerintah mengeluarkan anggaran dari APBN untuk pelaksanaan pameran, namun kali ini kita tidak mengeluarkannya tetapi kita memberikan kepada EO yang terpilih melalui beauty contest atau lelang," ujar Arlinda di ICE BSD Serpong, Tangerang, Selasa (19/9).

Di 2016, kata Arlinda, pemerintah mengeluarkan anggaran untuk pameran tersebut sekitar Rp 8-9 miliar. "Jadi kita hemat sekitar Rp 8-9 miliar untuk tahun ini, jadi anggaran tahun sekitar Rp 8-9 miliar itu tidak kita pakai dan dikembalikan ke pemerintah," ungkapnya.

Dia menegaskan, pada TEI 2016, dibukukan transaksi sebesar USD 1,02 miliar. Tahun ini, TEI mengusung tema 'Global Partner for Sustainable Resources' menggambarkan kesiapan Indonesia menjadi mitra penyedia sumber daya berkesinambungan bagi pelaku usaha dunia yang ingin semakin menancapkan kuku di kancah perdagangan global.

TEI ini menempati area seluas 50.000 meter persegi, zonasi pameran terbagi atas zona produk potensial dan unggulan naslonal. Pembagiannya yaitu Pangan Nusa di Hall 1 Furniture Furnishing & Crafts di Hall 2 dan 3. Fashion, Craft, and Creative Products di Hall 3, Premium Products dan Kementerian/Lembaga di Hall 3A; Strategic Industries dan BUMN Goes Export di Hall 5, Manufacturing Products and Services di halI 6 dan 7 dan Food and Beverages Products di Hall 8 dan 9 serta Province Premium Products di Hall 10.

Dia menjelaskan, setiap hall akan dilengkapi buyer service area yang siap melayani kebutuhan para buyer selama berada di lokasi pameran. Selain itu, gelaran ini juga akan disajikan kuliner nusantara.

"Zonasi inl ditentukan dengan sangat cermat dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk saran dari perwakilan perdagangan di luar negeri serta masukan dari para buyer di TEI tahun sebelumnya," terang Arlinda.

Lebih lanjut, dia menambahkan, tidak hanya pameran dagang, TEI 2017 juga akan menyuguhkan berbagai kegiatan pendukung, seperti Trade, Tourism and Investment (TTI) Forum. Forum ini terdiri dari kegiatan-kegiatan, antara lain TTI Seminar, Iokakarya, talkshow, diskusi regional, kompetisi ekspor perusahaan start-up, dan konseling bisnis. Selain itu, ada pula misi pembelian dan business matching untuk membicarakan potensi kerja sama bisnis dua pihak. [sau]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini