Tak Ingin Terus Impor, Erick Thohir Dorong 2 Vaksin Buatan RI Diakui WHO

Rabu, 2 Juni 2021 14:35 Reporter : Merdeka
Tak Ingin Terus Impor, Erick Thohir Dorong 2 Vaksin Buatan RI Diakui WHO vaksin covid-19. ©REUTERS/Thomas Peter/File Photo

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus mendorong pemerintah agar bisa memproduksi vaksin Covid-19 karya anak bangsa, guna menekan biaya impor vaksin seperti Sinovac dan Sinopharm dari China.

Pemerintah saat ini tengah mengembangkan vaksin Merah Putih dan vaksin yang BUMN yang diteliti oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dan Universitas Airlangga. Adapun pengembangan kedua vaksin tersebut telah masuk daftar list Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) dengan nomor urut registrasi 121.

"Kita coba mudah-mudahan juga berhasil. Karena pada saat ini konteksnya kita harus ciptakan vaksin sendiri, tak perlu impor," ujar Erick Thohir di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/6).

Menurut dia, vaksin merupakan kunci dalam penanganan pandemi baik di Tanah Air maupun di luar negeri. Dengan adanya standarisasi vaksin oleh otoritas internasional jadi pendorong agar aktivitas ekonomi nasional bisa segera pulih.

"Sekarang kita sedang melakukan rapat bersama BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk dilibatkan supaya mendorong vaksin yang bisa diproduksi dalam negeri," tuturnya.

Namun begitu, persetujuan vaksin Merah Putih dan BUMN akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Pasalnya, proses pengembangan butuh beberapa kali tahap uji klinis agar tingkat keamanan dan efektifitas vaksin dalam membunuh virus Covid-19 benar-benar teruji.

"Tapi ini bukan berarti sudah jadi. Perlu proses uji klinis 1-2-3. Perlu waktu setahun, kayak vaksin Merah Putih juga perlu waktu. Tapi vaksin Merah Putih dan vaksin BUMN belum teregistrasi, karena masih penjajakan," jelas Erick Thohir.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini