Tak hanya harga, ini 5 hal penting sebelum putuskan beli apartemen

Rabu, 16 Desember 2015 06:06 Reporter : Idris Rusadi Putra
Tak hanya harga, ini 5 hal penting sebelum putuskan beli apartemen apartemen. Merdeka.com

Merdeka.com - Tak dapat dipungkiri lagi, penduduk Indonesia tiap hari makin bertambah. Padahal, jumlah lahan yang tersedia tetap sama. Hal ini membuat banyak orang kesulitan untuk memperoleh temat tinggal.

Di kota besar seperti Jakarta, pemerintah menyiasati kebutuhan tempat tinggal penduduk dengan mendirikan rumah susun. Banyak juga pengembang akhirnya membangun apartemen bertingkat. Bangunan seperti ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat.

Namun demikian, dalam membeli properti bertingkat jangan hanya mengutamakan soal harga saja tapi Anda juga harus mempertimbangkan banyak hal.

Tinggal dan menempati properti bertingkat seperti apartemen dan rumah susun memberikan beberapa keuntungan. Terlebih bagi Anda yang senang melihat pemandangan saat bangun pagi atau cahaya lampu di malam hari.

Menikmati panorama, berdekatan dengan tempat kerja hingga memperoleh fasilitas bergaya resor jadi bagian ketika memilih properti bertingkat sebagai tempat hunian.

Tapi, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli apartemen atau rumah susun. Berikut uraiannya seperti dikutip dari rumah.com di Jakarta, Rabu (16/12).

1 dari 5 halaman

Lokasi

apartemen. Merdeka.com

Pemilihan lokasi adalah yang utama dan pertama sebelum membeli properti, baik hunian bertingkat atau tidak. Pastikan Anda membeli apartemen yang memiliki nilai prospek bagus berdasar lokasinya. Sehingga harganya tidak akan jatuh drastis ketika suatu saat Anda berniat untuk menjualnya. Dan cari tahu apakah apartemen yang hendak dibeli banjir peminat atau tidak.

Selain lokasi apartemen, lokasi lantai di properti bertingkat itu sendiri perlu jadi pertimbangan. Seandainya Anda sudah memiliki anak atau tinggal bersama lansia, pilih unit di lantai rendah. Tujuannya agar keamanan anak-anak Anda tetap terjaga dan tak perlu menunggu lama untuk antre lift.

Di samping itu, jika lift apartemen sedang bermasalah, Anda bisa memanfaatkan tangga darurat. Namun, jika Anda masih tinggal sendiri dan mau menikmati pemandangan saat pagi dan malam hari, bisa memilih unit di lantai teratas.

2 dari 5 halaman

Area parkir

rev1ilustrasi mobil parkir. © dailymail.co.uk

Faktor yang wajib jadi pertimbangan sebelum membeli hunian bertingkat adalah tempat parkir. Mayoritas apartemen di kota-kota besar hanya memberikan satu lahan parkir yang mampu menampung satu mobil saja per unit. Jika Anda memiliki lebih dari dua mobil maka siap-siap mengeluarkan kocek tambahan lagi untuk menyewa lahan parkir.

Anda juga harus mencari tahu apakah area parkir di apartemen yang jadi pilihan Anda berada dalam penanganan keamanan yang ketat atau tidak?.

Sebaiknya, Anda memilih unit parkir yang berdekatan dengan lift jika tinggal bersama anak atau orang tua Anda. Sehingga mereka tetap aman dan nyaman ketika berjalan menuju lift.

3 dari 5 halaman

Asuransi

Asuransi. ©2013 Merdeka.com

Hunian vertikal secara otomatis sudah diasuransikan oleh pihak pengembang. Namun, untuk perlengkapan dan peralatan Anda di dalam apartemen harus diasuransikan sendiri karena bukan tanggung jawab pihak pengembang.

Anda bisa mencari asuransi yang memproteksi keseluruhan unit dan isinya. Pun jika terjadi kebakaran pada unit tetangga dan Anda terkena dampaknya, bisa diproteksi secara keseluruhan.

Asuransi sangat penting karena Anda tinggal dengan banyak orang yang tidak bisa dipastikan keamanannya.

4 dari 5 halaman

Kepadatan

Hindari membeli apartemen yang terlalu penuh dengan penghuni. Kepadatan ini bisa menimbulkan antrean lift yang terlalu lama, susah mencari lahan parkir, dan kemacetan saat mau keluar masuk apartemen.

Di samping itu tempat hunian yang terlalu padat memacu timbulnya kebisingan. Untuk menemukan kenyamanan tak ada salahnya mengeluarkan biaya lebih demi memperoleh eksklusivitas.

5 dari 5 halaman

Biaya perawatan

rev1

Biaya pemeliharaan di hunian bertingkat akan dikenakan pada setiap penghuni per bulannya, per 3 bulan atau per tahun. Biaya tersebut digunakan untuk perbaikan gedung atau renovasi.

Biaya pemeliharaan ini bisa lebih mahal jika usia bangunan sudah tua. Dan ada kemungkinan biayanya selalu naik per tahun.

Biaya pemeliharaan umumnya meliputi biaya kebersihan, keamanan, perawatan gedung, dan taman. Ada juga apartemen yang memasukkan TV cable dalam biaya pemeliharaan.

[idr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini