Tahun ini, Phapros target ekspor obat-obatan ke Kamboja

Rabu, 30 April 2014 12:02 Reporter : Sri Wiyanti
Tahun ini, Phapros target ekspor obat-obatan ke Kamboja ilustrasi obat. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Phapros Tbk menargetkan bakal mengekspor produk obat-obatan senilai USD 101,245 ke Kamboja tahun ini. Setelah itu, perusahaan farmasi yang berdiri sejak 21 Juni 1954 menargetkan untuk mengekspansi pasar Myanmar, Vietnam, Afghanistan, Pakistan Bangladesh, Kenya, dan Nigeria.

Direktur Utama Phapros Iswanto mengatakan, eksport merupakan salah satu bentuk pengembangan bisnis dan modal awal sebelum melantai di Bursa Efek Indonesia. Saat ini persiapan IPO sudah mencapai 80 persen, diharapkan bisa dilangsungkan pada semester II-2015.

"Saat ini PT Phapros juga sedang mempersiapkan pembangunan pabrik baru untuk menunjang permintaan ekspor dan produksi ke depannya. Pabrik baru yang berlokasi di Ungaran ini ditargetkan mampu memproduksi tiga kali lipat jumlah obat dari yang mampu diproduksi pabrik Simongan saat ini," kata Iswanto, Rabu (30/4).

Adapun produk ekspor andalan Phapros antara lain Phaproxin, Ibuprofen, Hustab-P. Kemudian Antimo Anak rasa orange dan strawbery.

Saat ini, kepemilikan Phapros dimiliki oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) sebesar 56,57 persen. Sisanya dimiliki oleh publik. 

Phapros telah mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) sejak 1990, sertifikat ISO 9001 pada 1999 (telah ditingkatkan menjadi Sertifikat ISO 9001 versi 2008). Kemudian Sertifikat ISO 14001 pada 2001 (yang telah ditingkatkan menjadi ISO 14001:2004), dan Sertifikat OHSAS 18001:2007 pada 2010.

Sekedar informasi, Phapros memproduksi lebih dari 250 obat-obatan. Salah satu produk unggulan Phapros yang digemari masyarakat adalah Antimo, obat antimabuk.

Indonesia masuk ke dalam daftar 17 Pharmerging Market Country. Yakni negara-negara yang tingkat pertumbuhan pasar Farmasi-nya mencapai 2 digit, dan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan pasar farmasi dunia. [yud]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kimia Farma
  3. Kesehatan
  4. Ekspor Impor
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini