Syarat Ekonomi Indonesia Terhindar Jatuh ke Jurang Resesi

Rabu, 29 Juli 2020 14:51 Reporter : Dwi Aditya Putra
Syarat Ekonomi Indonesia Terhindar Jatuh ke Jurang Resesi Wamenkeu Suahasil Nazara. ©2019 Humas Kemenkeu

Merdeka.com - Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin terus mengupayakan agar pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 dapat positif. Sebab dengan cara itu, Indonesia dapat keluar dari potensi jerat resesi ekonomi yang terjadi akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan pertumbuhan kuartal II-2020 diharapkan akan menjadi satu-satunya titik terendah. Di mana, pertumbuhan kuartal II diproyeksikan terkontraksi minus mencapai 4,3 persen. Namun, pemulihan diharapkan akan terjadi di kuartal III-2020.

"Kita berharap bahwa kuartal III yaitu sekarang kita sedang jalani bulan Juli Agustus dan September, Indonesia itu bisa naik tidak lagi negatif pertumbuhannya tapi bisa mengarah kepada positif," kata dia dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (29/7).

Dia menambahkan, jika kuartal III bisa tumbuh positif maka Indonesia bisa menghindari dari situasi resesi. Mengingat periode tersebut sudah ada kegiatan ekonomi yang berjalan. Tentu saja, hal itu tidak terlepas dari pelonggaran kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Di kuartal keempat nanti kita (harapkan) tutup tahun 2020 ini dengan pertumbuhan ekonomi yang positif untuk Indonesia," jelas dia.

1 dari 1 halaman

Kombinsikan Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan

ekonomi dan kesehatan

Suahasil melanjutkan, untuk mengejar ketertinggalan atau pemulihan ekonomi, pemerintah telah fokus mengombinasikan antara kegiatan ekonomi dengan protokol kesehatan. Mengingat, masalah Covid-19, kata dia, adalah dimulai dari faktor kesehatan. Di samping itu, obat atau vaksin daripada virus tersebut juga belum ditemukan.

"Karena itu yang paling pertama memang benar-benar harus kita lakukan adalah menjaga supaya kita semua tetap sehat alias kita berusaha menurunkan penyebaran virus tersebut menurunkan infeksinya dan ketika kita melakukan itu kita tetap melakukan kegiatan ekonomi sehingga kegiatan ekonomi dengan protokol kesehatan itu menjadi sesuatu yang sangat mandatory," jelas dia.

[bim]

Baca juga:
Ancaman Resesi di Depan Mata, RUU Cipta Kerja Diimbau Segera Dibahas
Prediksi INDEF Akan Dampak Resesi Ekonomi Untuk Indonesia
Indonesia Dinilai Bakal Kena Imbas Resesi Ekonomi Negara Mitra Dagang
Pemerintah Sebut Ancaman Resesi Akibat Corona Dialami Seluruh Negara
Implementasi Program PEN Dinilai Jadi Kunci Menahan Resesi
Bergerak Cegah Resesi Ekonomi
Jurang Resesi di Depan Mata

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini