Survei BPS: 20 Persen Masyarakat Tolak Vaksinasi Covid-19

Senin, 2 Agustus 2021 14:37 Reporter : Merdeka
Survei BPS: 20 Persen Masyarakat Tolak Vaksinasi Covid-19 vaksin covid-19. ©REUTERS/Thomas Peter/File Photo

Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar survei online terkait kepercayaan masyarakat terhadap program vaksinasi Covid-19. Hasilnya, 20 persen warga tak mau divaksinasi.

"Itu alasannya karena khawatir dengan efek samping atau tidak percaya kepada efektivitas vaksin, itu mencapai 20 persen dari responden yang belum melakukan vaksin," kata Kepala BPS, Margo Yuwono dalam sesi teleconference, Senin (2/8).

Margo menjelaskan, dari 20 persen orang yang tak percaya vaksin tersebut, sekitar 15,8 persen di antaranya tak mau divaksinasi karena takut efek samping. Sementara 4,2 persen lainnya tidak mau karena tidak percaya efektivitas vaksin.

"Ini adalah khusus responden yang belum melakukan vaksin. Kalau ditanya alasan kenapa belum melakukan vaksin, itu sebanyak 20 persen khawatir karena efek samping dan juga tidak percaya pada efektivitas vaksin," ungkapnya.

Menurut catatan BPS, sebanyak 80 persen orang yang belum melakukan vaksin Covid-19 pun alasannya bermacam-macam. Sebanyak 32,5 persen beralasan belum bisa divaksin akibat faktor kesehatan, ibu hamil, hingga sarana dan akses jalan menuju tempat penyuntikan yang sulit.

2 dari 2 halaman

Mencari Lokasi

Sementara 26,3 persen lainnya kini masih mencari lokasi yang menyediakan kuota vaksinasi. Kemudian 21,2 persen mengaku sudah terjadwal mendapati vaksin Covid-19, tapi belum waktunya.

Adapun survei BPS terhadap perilaku masyarakat selama pandemi Covid-19 ini digelar untuk 212.762 responden pada periode waktu 13-20 Juli 2021.

Dari jumlah tersebut, 55,2 persen responden merupakan perempuan, dan 44,8 persen pria. Jika dipilah secara area, mayoritas atau 71,3 persen responden berasal dari wilayah Jawa dan Bali, sedangkan 28,7 persen sisanya tinggal di luar Jawa dan Bali.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Gelar Vaksinasi Sejak 5 Juli di Jakarta, Sentra Vaksinasi NasDem Layani 82.815 Orang
Menkes: Kematian di DKI dan Jawa Barat, Sebagian Besar Belum Divaksinasi Covid-19
Menkes Optimis Vaksinasi 2 Juta Dosis Per Hari Tercapai di Agustus 2021
Jokowi Minta Vaksinasi di Jawa dan Bali Dipercepat
Wagub DKI Mohon Pengertian Warga Tentang Wacana Kewajiban Vaksin di Semua Kegiatan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini